Arema Cronus Bungkam Persekam Metro FC

Suharno menilai kombinasi permainan para pemainnya semakin bagus dalam laga uji coba itu.

LIPUTAN AHSANI TAKWIM DARI MALANG

Arema Cronus sukses memperoleh kemenangan dalam laga uji coba melawan Persekam Metro FC di Stadion Gajayana, Malang, Jumat (25/7). Melawan kontestan Divisi Utama itu, tim Singo Edan berhasil menang telak dengan skor 5-1.

Dalam laga yang disaksikan sekitar 5000 penonton itu, Arema menurunkan sejumlah pemain yang baru saja berkumpul. Gustavo Lopez yang sebelumnya divonis mengalami cedera tulang kering sudah dimainkan. Pun demikian dengan Samsul Arif yang baru saja bergabung setelah membela tim nasional Indonesia.

Sepanjang babak pertama, Arema terus mengurung pertahanan Persekam, hingga membuat tim dari Kabupaten Malang itu tidak melakukan sama sekali tembakan ke arah gawang Arema. Di sisi lain, Arema sukses membuat tiga gol yang semuanya dibuat oleh Alberto Goncalves.

Di babak kedua, situasi tidak berubah. Di laga yang berdurasi 2x40 menit itu, Arema sukses menambah dua gol melalui I Gede Sukadana dan Arif Suyono. Lima gol Arema itu baru dibalas di menit akhir usai Andrianto memanfaatkan bola muntah hasil tembakan penalti yang sempat ditepis oleh Utam Rusdiana.

Usai pertandingan, pelatih Arema, Suharno menyatakan laga ini semata-mata adalah kegiatan untuk mencari keringat sebelum libur kompetisi. Apabila hasilnya adalah menang, itu merupakan imbas dari latihan yang selama ini rutin dilakukan di bulan Ramadan.

"Secara hasil kami tidak begitu memperhatikan, namun yang jelas kombinasi permainan yang ditampilkan para pemain sudah semakin bagus. Di sisi lain, meski bertanding di sore hari, fisik pemain tidak drop," kata Suharno.

Arema sendiri selama bulan Ramadan masih belum tampil dengan kekuatan penuh. "Hari ini [Ahmad] Bustomi, [Ahmad] Alfarizi masih menjalani penyembuhan akibat cedera. [Victor] Igbonefo dan Irsyad [Maulana] mengikuti tur tim nasional U-23 ke Italia, sementara AK [Ahmad Kurniawan] sakit dan [Kurnia] Meiga] sudah izin kepada manajemen," urai pelatih kelahiran Klaten ini memberikan keterangan perihal ketiadaan penggawanya.

Sementara itu, pelatih Persekam, Siswantoro, mengakui Arema merupakan lawan yang kualitasnya dua tingkat di atas mereka. Sehingga wajar musim ini selama tiga kali uji coba melawan Singo Edan, Persekam selalu kalah dengan margin gol di atas tiga.

"Tidak ada kekecewaan, Arema adalah tim yang sangat bagus. Mereka adalah kandidat juara Indonesia Super League. Jika kami melawan tim dengan kualitas setara, saya yakin anak-anak bisa mengimbangi. Sementara laga ini difungsikan untuk menguji kemampuan mereka, sehingga ada pelajaran yang dipetik dari laga ini," kata pelatih yang juga merupakan legenda Arema ini.(gk-48)

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.