Arema Cronus Cari Pemasukan Dari Uji Coba

Suharno tidak mempermasalahkan jumlah pemasukan yang tidak besar di tengah situasi sepakbola nasional saat ini.

Pelatih Arema Cronus Suharno mengungkapkan, manajemen Singo Edan menerima ajakan uji coba dari sejumlah klub untuk menambah pemasukan akibat tidak adanya kompetisi tahun ini, menyusul kisruh antara PSSI dan kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora).

Sebelumnya, CEO Iwan Budianto mengungkapkan, melakukan pertandingan uji coba menjadi alternatif klub untuk mendapatkan pemasukan. Iwan bahkan menyebutnya dengan laga antarkampung (tarkam) elit.

“Kondisi sepakbola tidak menentu, sehingga kami berupaya mencari pemasukan. Memang dari uji coba ini tidak besar, namun yang penting tetap ada [dana] yang masuk,” ungkap Suharno melalui pesan singkat.

Setelah menggelar pertandingan persahabatan melawan PSS Sleman All-Stars kemarin, Cepu dan Madiun disebut-sebut bakal menjadi tujuan berikutnya. Kedua kota itu direncanakan disambangi setelah Arema bertanding di Solo, Senin (25/3).

“Soal lawan, semua masih dikomunikasi. Tapi pelatih ikut saja apa kata manajemen yang menentukan lawan,” kata Suharno.

Suharno sendiri tidak bisa mendampingi anak asuhnya ketika memetik kemenangan telak 4-1 atas PSS Sleman All-Stars. Hal ini disebabkan sang pelatih sedang mendampingi anaknya yang lamaran.

“Saya tidak berada di Sleman, tapi di Magetan, karena ada lamaran anak saya [Dheka Putra]. Kebetulan agenda uji coba ini bertepatan dengan [acara] itu. Tetapi tim sudah didampingi oleh mas Joko Susilo, dan beberapa asisten lainnya,” urai Suharno. (gk-48)

Topics