Arema Cronus Latih Kesabaran Pemain Dengan Memancing

Para penggawa Arema sangat menikmati rutinitas memancing di sela-sela pemusatan latihan.

LIPUTAN AHSANI TAKWIM DARI MALANG

Pemusatan latihan [TC] yang digelar Arema Cronus di Kota Batu tidak melulu berurusan dengan bola. Selain menu rutin latihan, para pemain Arema juga mendapatkan kegiatan lain yang bertujuan melatih kekompakan. Salah satunya adalah, kegiatan memancing bersama yang dilakukan seluruh tim. Senin (5/12) sore, tim pelatih Arema mengajak anak buahnya untuk memancing di kolam pemancingan Pring Petuk, Kecamatan Punten, Kota Batu.

Kegiatan di luar sepakbola tersebut langsung disambut luar biasa oleh komponen tim Singo Edan, karena rutinitas latihan keras adalah sesuatu yang membosankan. "Dalam TC ini banyak hal yang ingin kami dapatkan. Salah satunya caranya ya seperti ini dengan memancing, karena bisa melatih kekompakan antarkomponen.

Selain itu, memancing juga melatih kesabaran secara individual, karena jika tidak terbiasa akan sangat sulit kail itu dimakan ikan," kata Suharno, pelatih Arema kepada Goal Indonesia. Beberapa pemain yang selama ini dikenal ahli untuk urusan memancing terlihat menikmati ketika kailnya disapu ikan bawal. Salah satunya adalah Ahmad Bustomi.

Pemain berusia 29 tahun itu beberapa kali terlibat strike, sementara di sisi lain, Benny Wahyudi yang beradu dengan Abblode Yao Rudy harus mengakui keunggulan rekannya itu karena kalah 7-0 melawan penggawa asal Liberia. "Kekompakan-kekompakan yang terbangun memang harus diciptakan, karena musim ini Arema punya tujuh pemain baru dan kompetisi sudah semakin mepet," tutup Suharno.