Arema Cronus Rekrut Mantan Fisioterapis Timnas Indonesia

Tim medis menjadi salah satu sektor vital yang dibutuhkan tim Singo Edan menjelang Piala Presiden 2015.

Kegundahan Arema Cronus akibat ditinggalkan dokter tim Indrawan Dewantoro dan fisioterapsi akhirnya usai setelah manajemen merekrut Nanang Tri Wahyudi dan Ahmad Yanizar.

Tenaga medis dibutukan Arema menjelang bergulirnya turnamen Piala Presiden 2015 pada akhir bulan ini. Nanang akan bertugas menjadi dokter tim, sedangkan Yanizar sebagai fisioterapis.

“Alhamdulillah sudah ada dua orang. Satunya fisioterapis yang sudah ikut latihan beberapa hari kemarin, sementara satunya adalah dokter Nanang yang sebelumnya pernah bergabung dengan kita,” ungkap general manager Arema Ruddy Widodo.

“Saat ini, selain pemain baru yang paling betul-betul mendesak, kebutuhan Arema sesuai dengan keinginan pemain adalah tim kesehatan.”

Yanizar sebelumnya merupakan fisioterapis tim nasional Indonesia. Sebelum di Arema, dia pernah bekerja bersama Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya. Kebetulan saat ini Yanizar sedang tidak aktif, sehingga bisa meluangkan waktunya untuk Arema.

Begitu bergabung dengan Arema, Ahmad langsung menangani masalah Ahmad Nufiandani. Terutama mengendurkan otot yang kaku akibat tidak bermain. Selain itu juga mempercepat kesembuhan sang pemain.

“Indonesia kan di sanksi FIFA, sehingga kebetulan sedang tidak ada aktivitas, sehingga dia kita rekrut,” lanjut Ruddy.

Sementara itu, Nanang bukan orang asing bagi Arema. Pada musim 2013, Nanang merupakan bagian dari skuat Arema yang saat itu dilatih Rahmad Darmawan. Di tempat prakteknya di Malang, Nanang kerap menjadi rujukan para pemain Arema.

“Masuknya dokter Nanang karena ada restu dari CEO [Iwan Budianto], dan juga usulan dari pemain, karena memang sebagian pemain di sini pernah dia tangani untuk masalah cedera,” jelas Ruddy.

“Semoga adanya dua tim kesehatan ini membuat penyembuhan pemain, atau pun perawatan pemain bisa lebih maksimal.” (gk-48)

Topics