Arema Cronus Selalu Lebih Tajam Ketika Main Di Kanjuruhan

Hal itu yang harus diwaspadai Gresik United saat melawan tim Singo Edan di Stadion Kanjuruhan, Jumat (27/5).

Arema Cronus bakal menjamu Persegres Gresik United dalam lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (27/5). Tim Singo Edan pun mengusung optimisme tinggi di laga tersebut.

Mengingat, mereka memang memiliki jejak rekam baik ketika bermain di kandang selama pergelaran TSC 2016. Tercatat, dari dua laga kandang yang telah mereka jalani, Hamka Hamzah dan kawan-kawan selalu meraih poin penuh.

Yang patut diwaspadai lagi oleh Gresik United pada laga nanti adalah, soal ketajaman para penggawa Arema yang semakin menggila jika bermain di Kanjuruhan. Bagaimana tidak, dari enam gol yang telah mereka lesakkan sejauh ini di TSC, lima gol di antaranya mereka cetak di Kanjuruhan.

Mereka juga belum kebobolan satu gol pun dari lawan-lawan mereka ketika bermain di kandang sendiri. Catatan itu setidaknya harus membuat Gresik United bermain penuh disiplin dan konsentrasi sepanjang pertandingan, besok.

Di lain pihak, catatan Gresik United ketika bermain pada laga tandang di TSC tidak terlalu buruk. Setidaknya, mereka mampu meraih satu kemenangan dan satu kali kalah di dua laga tandang yang telah mereka lakoni. 

Dari sisi ketajaman, dari tiga gol yang telah tim Laskar Joko Samudro cetak, dua di antaranya mereka lesakkan di kandang lawan. Hanya saja, dari empat gol yang merobek gawang mereka, tiga di antaranya didapatkan di markas tim lawan.

Pelatih Gresik United, Liestiadi, pun menyadari bahwa Arema masih lebih unggul dari timnya. Tapi hal itu tak membuatnya gentar.

"Pembuktiannya ada di lapangan. Kami ke Malang bukan untuk jalan-jalan. Kami akan bermain habis-habisan," kata Liestiadi.

Sementara itu, pelatih Arema, Milomir Seslija, juga tak ingin terlalu jemawa dengan catatan bagus timnya ketika bermain di kandang. Apalagi, di laga sebelumnya mereka menelan kekalahan dari Mitra Kukar, skor 2-1.
 
"Kami mencoba memperbaiki taktik dalam melakukan serangan dan penyelesaian akhir di depan gawang lawan. Kuncinya pemain memang harus disiplin agar bisa menekan lawan," ucap Milo.