Arema FC Tak Tertarik Boyong 'Marquee Player'

Ruddy menyatakan, Arema hanya mendatangkan pemain yang disesuaikan dengan kebutuhan tim.

Keberhasilan menjadi juara Trofeo Bhayangkara dan Piala Presiden 2017 membuat manajemen Arema FC tidak tertarik mendatangkan marquee player untuk menambah kekuatan mereka di Liga 1 2017.

Arema pernah mendatangkan pemain yang pernah tampil di Piala dunia, satu diantaranya Pierre Njanka. Kedatangan Njanka sukses diganjar dengan gelar juara. Meskipun pada saat itu dia sudah tua, tetapi skill dan pengalamannya sangat berguna untuk pemain muda. 

Manajer umum Ruddy Widodo mengatakan, mereka tidak terpengaruh dengan kemampuan Persib Bandung mendatangkan Michael Essien, serta rencana Madura United FC menghadirkan Peter Odemwingie. Menurut Ruddy, Arema hanya merekrut pemain yang disesuaikan dengan kebutuhan tim.

“Kami sudah memiliki konsep tersendiri untuk membentuk tim musim ini. Kami tidak latah ikut-ikutnya mendatangkan marquee player. Kami sesuaikan dengan kebutuhan yang diinginkan oleh tim pelatih,” jelas Ruddy.

Ruddy menambahkan, permainan Arema sudah sangat apik di Piala Presiden, karena mampu menumbangkan sejumlah tim dengan tipe permainan berbeda, baik bertahan total maupun menyerang. Kalaupun ada penambahan, Arema hanya ingin menambal lini belakang.

“Ada beberapa nama yang sudah masuk ke meja, tetapi tidak seperti itu [bek]. Kami masih menunggu, dan tidak terpengaruh dengan klub lain. Memang marquee player punya nama, dan tentu akan mendatangkan penonton, tetapi yang terpenting adalah apakah dia mampu dan berguna untuk tim?” tanya Ruddy.

Arema juga pernah akan mendatangkan Michael Ballack. Namun, rencananya itu hanya sebatas rencananya karena kemudian Singo Edan lebih percaya dengan konsep sendiri. (gk-48)

Topics