ASEAN Super League Resmi Batal

AFC telah menerima surat resmi dari pengelola yang menyebutkan tidak akan melanjutkan rencana menggulirkan ASL.

ASEAN Super League (ASL) yang digadang-gadang bakal menjadi kompetisi antarklub mewah di kawasan Asia Tenggara akhirnya batal digelar. Hal itu diungkapkan sekjen konfederasi sepakbola Asia (AFC) Windsor John.

Sebelumnya, sejumlah pihak optimistis ASL akan digulirkan, karena dianggap memberikan wadah baru bagi klub di kawasan ASEAN, dan kabarnya diikuti sepuluh tim. ASL disebut bakal mendatangkan keuntungan besar, dan mudah menarik sponsor.

Bahkan federasi sepakbola ASEAN (AFF) telah membentuk tim gugus tugas untuk menggulitkan ASL. Mantan presiden federasi sepakbola Singapura (FAS) Zainudin Nordin menjadi sosok penting atas rencana menggulirkan ASL.

Agar kompetisi ini bisa digelar, pengelola ASL harus mendapat persetujuan lebih dulu dari AFC maupun FIFA. Sebab, agenda mereka tidak boleh berbenturan dengan kompetisi antarklub resmi di bawah naungan AFC, seperti Liga Champions Asia dan Piala AFC.

“Mereka sudah menulis surat secara resmi kepada kami yang menyatakan tidak akan melanjutkan ASL,” ungkap Windsor dikutip laman The New Paper.