Ashley Young Dijadikan Striker, Louis Van Gaal Beri Penjelasan

Young dimasukkan saat turun minum untuk menggantikan Rashford ketika United terkapar di markas Spurs.

Diskusi pascakekalahan telak Manchester United dari Tottenham Hotspur di White Hart Lane, Minggu (10/4) kemarin, bukan cuma berkisar soal lemahnya lini belakang tim tamu. Keputusan Louis van Gaal untuk menurunkan Ashley Young sebagai striker juga turut membuat sebagian pihak bertanya-tanya.

Young, yang baru saja pulih dari cedera pangkal paha, masuk menggantikan striker belia Marcus Rashford selepas turun minum. Winger 30 tahun itu diplot sebagai ujung tombak dengan Anthony Martial tetap dibiarkan bermain melebar – sebuah keputusan yang banyak dikritik. Van Gaal pun memberikan pembelaan dan penjelasannya terkait isu ini.

“Saya ingin menghadirkan kecepatan yang lebih dari lini kedua. Anda butuh seorang sosok pelari dan Ashley Young bermain sangat baik dalam peran itu ketika memperkuat tim cadangan [U-21]. Sedangkan Anthony Martial adalah pemain yang suka menggiring bola,” kata Van Gaal selepas laga.

“Jadi ketika saya menginginkan kecepatan tambahan dari belakang, maka lebih baik memberikan kesempatan bagi pemain yang punya kemampuan untuk melakukan hal itu [Young],” jelasnya.

Sayang, Young gagal menunjukkan dampak yang diinginkan manajernya itu seiring United malah kebobolan tiga gol cepat dalam tempo enam menit di pertengahan babak kedua untuk menghadirkan kemenangan 3-0 bagi Spurs.

“Setiap tim bisa kalah, tetapi kami masih dalam perburuan ke empat besar, walau semakin sulit. 3-0 adalah hasil negatif yang telak, namun kami bermain baik sampai gol pertama tercipta,” imbuh Van Gaal.