Atletico Madrid Tunggu Ekstensi Kontrak Diego Simeone

Simeone segera memasuki tahun terakhir dalam kontraknya, namun Los Rojiblancos belum siap melepas pelatih 48 tahun ini.

Memiliki Diego Simeone adalah sebuah “keberkahan” untuk Atletico Madrid dan ekstensi kontrak sang entrenador bakal menjadi keputusan sempurna untuk semua pihak, demikian ditegaskan CEO Miguel Angel Gil Marin.

Pelatih asal Argentina itu menikmati hampir tujuh tahun di Wanda Metropolitano, di mana ia membawa tim meraih gelar La Liga, dua Liga Europa dan dua kali ke final Liga Champions.

Dengan tim kini duduk di peringkat ketiga kompetisi tertinggi Spanyol dan hanya satu poin di belakang pemuncak klasemen Sevilla setelah delapan partai, Simeone masih menjadi idola di Atleti dan klub tersebut berharap dapat melanjutkan kerja sama.

“Saya pikir ini sebuah keberkahan untuk semua pihak, untuk saya, untuk klub, untuk fans, tapi juga untuk dia [ketika Simeone tiba],” kata Gil Marin kepada Juventude Rebelde.

“Kami tumbuh bersama dan semoga kami bisa terus seperti ini untuk beberapa tahun ke depan.

“Dalam sepakbola, Anda tidak dapat membuat terlalu banyak proye jangka panjang di level olahraga, Anda dapat melakukannya di tingkat struktural. Soal Diego, ia memiliki musim ini dan musim depan, dan ternyata hal yang sempurna untuk kedua belah pihak adalah memperpanjang ikatan lebih lama.”

Atletico membuat start bagus di Liga Champions dengan memenangkan dua partai perdana di Grup A.

Meski tiket fase gugur tampak akan diraih, Gil Marin mengatakan mereka realistis mengenai peluang meraih titel bergengsi di pentas Eropa.

“Ini bukan obsesi. Ini adalah tantangan dan akan indah, namun ini bukan keharusan, hanya kerinduan, karena bukan sebuah kegagalan jika tidak mencapainya.”

 

 

Sam Allardyce: Sergio Busquets Tak Lebih Baik Dari Eric Dier Mantan manajer timnas Inggris Sam Allardyce menyebut Eric Dier harusnya dapat pujian seperti yang selama ini dimiliki gelandang Barcelona Sergio Busquets. Dier dianggap lebih bersinar ketimbang Busquets saat keduanya bertemu di ajang UEFA Nations League, dengan Inggris sukses mempermalukan tuan rumah Spanyol lewat skor 3-2 pada awal pekan. Allardyce juga meminta beberapa pihak yang kerap memuji Busquets untuk berhenti karena sang pemain terbukti tidak lebih jago ketimbang Dier di atas lapangan. “Pujian soal Busquets harus segera dihentikan, malam kemarin terlihat jelas bahwa dia kewalahan,” kata Allardyce kepada TalkSPORT. “Dia itu tidak lebih baik atau lebih buruk ketimbang Eric Dier, bagi saya. “Busquets adalah gelandang yang merusak skema penyerangan lawan, melakukan intersep, mengumpan dengan sangat cepat dan terbilang pandai. Itulah dia. Dia tidak lebih daripada itu, namun dia mendapatkan banyak sanjungan. “Eric Dier melakukan tugas yang sama, namun terkadang mendapatkan banyak kritik untuk itu. Dia padahal punya kapabilitas untuk itu. “Busquets sudah menjadi pemain hebat untuk Spanyol dan Barcelona, jangan salah. Dia adalah pemain yang sangat efektif dan menjadi pilihan pertama untuk setiap manajer karena dia bermain sederhana. Namun kita memanggilnya sebagai genius, sedangkan milik kita sendiri dikritik. Eric Dier itu lebih jago ketimbang Busquets pada malam kemarin.” #busquets #laliga #barcelona #ericdier #tottenham #epl

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Klasemen Akhir Liga 2 Indonesia
2. Paolo Maldini Ungkap Proses Kembali Ke Milan
3. Kosin Komentari Tragedi Berdarah Di GBLA
4. Romelu Lukaku Isyaratkan Pindah Ke Serie A
5. David De Gea & 50 Bintang Bebas Kontrak 2019
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer Banner La Liga