Aturan Pergantian Pemain Dianggap Aneh

Dutra dan Bayu berharap regulasi yang diterapkan PSSI musim ini tidak berlaku pada tahun depan.

Sejumlah pesepakbola klub Liga 1 menganggap aneh keputusan PSSI terkait regulasi pergantian lima pemain, karena tidak lazim diterapkan dalam sebuah pertandingan resmi, dan terkesan memberikan kemudahan bagi pemain untuk tampil.

Bek Bhayangkara FC Otavio Dutra mengatakan, penerapan regulasi itu membuat makna persaingan akan berkurang, sehingga dikhawatirkan Liga 1 mengalami penurunan kualitas. Begitu juga dengan aturan pemain muda.

“Kalau yang tidak seperti peraturan dari FIFA, berarti itu tidak asli, dan menurut saya tidak bagus, karena kualitas pertandingan pasti akan turun drastis,” ujar Dutra dikutip laman Surya.

“Itu berpengaruh pada kualitas kompetisi itu sendiri, meskipun adanya regulasi ini beberapa pemain cadangan akan dapat jam terbang bermain lebih banyak. Tapi pemain mau tidak mau harus ikut aturan, semoga saja tahun depan regulasinya tidak seperti ini.”

Hal senada diungkapkan Bayu Gatra. Kendati demikin, gelandang Madura United ini memilih tanpa memikirkan regulasi yang dikeluarkan PSSI, dan berusaha bermain maksimal.

“Jujur saya tidak tahu regulasi soal pergantian ini lihat dari mana, sebab kalau lihat dari FIFA, itu tidak mungkin. Ini mungkin peraturan yang dibuat sendiri,” kata Bayu.

“Agak aneh juga soal regulasi sekarang. Tapi saya cuma berusaha bisa main bagus dan maksimal saja setiap laga. Regulasi itu mungkin urusannya manajamen. Harapan saya, liga ke depan bisa normal kembali seperti sebelumnya.”