Bayu Pradana Andriatmo Ingin Bersinar Di Persiba Balikpapan

Bayu akan menjalani debutnya di ISL bersama Beruang Madu, dan berharap terpilih masuk timnas.

LIPUTAN ABRAHAM JOHAN DARI BALIKPAPAN
Gelandang Persiba Balikpapan Bayu Pradana Andriatmo berharap bisa memperlihatkan performa terbaik saat memperkuat Beruang Madu di Indonesia Super League (ISL) 2015 demi mewujudkan ambisi membela tim nasional Indonesia.

Bayu telah dikontrak manajemen Persiba usai menjalani seleksi. Pemain berusia 23 tahun ini dinilai mempunyai kemampuan bagus untuk memperkuat barisan tengah. Berlaga di ISL 2015 menjadi debut Bayu di kompetisi kasta tertinggi di Indonesia ini.

“Bersama Persiba, saya ingin karir saya semakin baik sebagai pemain bola, meski ini memang pertama kali saya tampil di ISL, karena sebelumnya saya main di Divisi Utama,” kata Bayu ketika berbincang-bincang dengan Goal Indoesia.

Meski hanya bermain Divisi Utama, Bayu sempat dipanggil memperkuat timnas U-23 dalam persiapan menuju SEA Games 2013 di Myanmar.

“Saya sempat bermain bersama timnas U-23 saat uji coba dengan Singapura ketika persiapan ke Myanmar, waktu itu main di Solo,” imbuhnya.

Kini bersama Persiba, Bayu memiliki ambisi bisa menembus timnas senior. Dia pun siap giat berlatih untuk merealisasikan impiannya tersebut.

“Harapannya saya cuma satu bisa main di timnas, saya ingin membuktikan itu. Karena saya yakin, saya bisa. Saya berharap melalui Persiba, dan main di ISL bisa membuka peluang saya mengenakan kostum Garuda. Tentunya karier saya lebih baik dari sebelumnya,” tekad Bayu.

Pelatih Persiba Eddy Simon Badawi pun mengakui, kualitas Bayu. Bahkan Bayu posisinya tak tergantikan di lini tengah Persiba, baik saat uji coba maupun mengikuti turnamen Piala Wali Kota Padang.

Eddy Simon sangat mengenal Bayu Pradana, karena keduanya pernah bekerjasama di Kalteng Putra, sehingga menaruh harapan Bayu menjadi pilar penting mengangkat prestasi Persiba di ISL 2015.

“Dia pemain yang cukup bagus, masih muda, karirnya masih panjang. Dia hanya butuh berlatih, dan kerja keras untuk bisa merealisasikan impiannya,” ujar Eddy Simon.