Begini Cara Liverpool Jinakkan Manchester City

Liverpool selalu menempel setiap pemain Manchester City yang tengah menguasai bola.

Rangkaian kegemilangan Manchester City yang tak terkalahkan sepanjang musim ini buyar sudah setelah dilibas Liverpool 4-3. Strategi The Reds untuk mengalahkan kandidat kuat juara Liga Primer Inggris musim 2017/18 ini pun dibeberkan.

Alex Oxlade-Chamberlain membawa klub Merseyside itu mengendalikan pertandingan sebelum Leroy Sane membalasnya menjelang paruh pertama tuntas. Skor 1-1 bertahan sampai kedua tim turun minum. 

Akan tetapi, pasukan Jürgen Klopp bermain spartan di paruh kedua dengan mencetak tiga gol hanya dalam rentang sepuluh menit. Roberto Firmino, Sadio Mane dan Mohamed Salah jadi protagonis untuk membawa Liverpool unggul 4-1 dari anak-anak Pep Guardiola.

Di sisa waktu, The Citizens mencoba bangkit dan berhasil mencetak dua gol balasan yang memperkecil ketertinggalan lewat aksi Bernardo Silva dan Ilkay Gundogan.

Sang pencetak gol pertama, Alex Oxlade-Chamberlain, pun membeberkan strategi timnya untuk bisa memberikan City kekalahan pertama di liga musim ini. Liverpool rupanya menggunakan strategi pressing ketat.

"Mereka senang bermain dari belakang dan mereka sangat bagus dengan taktik itu. Namun, kami juga lebih bagus saat menghadapi tim yang seperti itu," papar gelandang Oxlade-Chamberlain.

"Taktik itu malah bagus untuk kami dan hal itu terlihat ketika kami bisa tampil menggila di babak kedua."

"Strategi kami adalah bertahan di seluruh penjuru lapangan sebaik mungkin lalu ketika kami mendapatkan kesempatan, kami menyerang dan memainkan gaya kami sebagaimana biasanya," ungkap Ox, sapaan akrab Oxlade-Chamberlain.

Liverpool kini memiliki 47 poin, sama dengan koleksi Manchester United dan Chelsea, yang sekarang bertukar posisi dengan The Reds dari ketiga ke keempat.