Bek Asing Persib Bandung Menangis Usai Laga Melawan Arema Cronus

Vujovic menangis di kamar ganti karena merasa tidak melanggar I Gede Sukadana yang membuat Persib terkena hukuman penalti.

LIPUTAN ASAD ARIFIN DARI MALANG
Bek asing Persib Bandung, Vladimir Vujovic, tampaknya sangat menyesali hasil imbang yang diraih timnya saat melawan Arema Cronus dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (25/5). Laga itu sendiri berakhir dengan skor 2-2.
Persib sempat unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak Ferdinand Sinaga pada menit ke-45+1 dan 46. Arema sendiri baru bisa membalas lewat dua gol yang dilesakkan Gustavo Lopez pada menit ke-56 dan 68 melalui tendangan penalti.
Nah, gol kedua Arema juga tak lepas dari kesalahan yang dilakukan Vujovic yang dinilai wasit Suyanto melanggar I Gede Sukadana di kotak terlarang. Bek asal Montenegro itu pun merasa tak melanggar Sukadana. Terlebih, lantaran pelanggaran itu dia diganjar kartu kuning.
"Vladimir tadi menangis di kamar ganti, dia merasa tidak sampai menyentuh pemain (Sukadana). Kemudian, dia terkena kartu dan ini adalah akumulasi baginya. Vladimir akan absen pada pertandingan selanjutnya. Namun ini tidak perlu kami permasalahkan lebih jauh," ungkap Djajang Nurjaman, pelatih Persib usai laga.
Di sisi lain, pelatih yang akrab disapa Djanur ini mengapresiasi kinerja skuat asuhannya yang mampu mencuri satu poin di kandang Arema. Dengan demikian, target mereka berhasil terpenuhi.
"Kami ucapkan selamat pada pemain kami, yang dapat merebut poin dari laga melawan Arema yang sangat melelahkan. Sebetulnya kalau kami lebih hati-hati di lini belakang, barangkali hasil akan berbeda," tutur pelatih berusia 49 tahun itu.
Djanur menolak timnya disebut bermain bertahan, pada laga yang dihadiri 42.429 penonton ini. Menurutnya, sebagai tim tamu Persib tak boleh bermain terbuka begitu saja.
"Memang di menit-menit awal kami melihat dulu, baru kemudian keluar menyerang. Dan kami mampu memanfaatkan peluang dengan mencetak gol. Strategi kami cukup efektif soal itu," papar Djanur.(gk-57)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.