Bekap Espanyol, Barcelona Rengkuh Supercopa De Catalunya

Luis Suarez mengarsiteki gol pembuka dalam kompetisi lokal ini sebelum akhirnya Barcelona menang lewat adu penalti.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter
Barcelona sukses meraih Supercopa de Catalunya usai mengalahkan Espanyol via adu penalti dengan skor 4-2 setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 di waktu normal, Kamis (30/10) dini hari WIB di Estadi Montilivi, Girona.
Luis Suarez, yang akhir pekan lalu baru saja melakoni debut kompetitif bersama Barcelona melawan Real Madrid, menjadi kunci permainan timnya di kompetisi lokal Catalunya ini dengan mengarsiteki gol pembuka di menit 15. Beraksi di kotak penalti lawan, Suarez memberikan umpan lob cerdik kepada Gerard Pique yang tinggal menanduk bola ke gawang kosong.
Penyerang Uruguay ini ditarik keluar saat turun minum sehingga momentum berbalik ke arah Espanyol. Hasilnya, Periquitos, julukan Espanyol, langsung bisa mencetak gol penyeimbang di menit 51 berkat tendangan bebas Anaitz Arbilla yang sukses menaklukkan Jordi Masip.
Kiper keitga Barca itu menjadi akhirnya pahlawan timnya berkat penyelamatan gemilang yang dilakukannya saat laga yang berakhir imbang 1-1 itu dilanjutkan dengan adu penalti. Masip mampu menggagalkan sepakan titik putih Arbilla dan Abraham.
Barcelona sendiri sempat was-was ketika Sandro Ramirez gagal menjadi algojo, namun mereka mampu mencetak empat gol tambahan melalui Xavi, Alen Halilovic, Alex Grimaldo, dan penalti penentu Ivan Rakitic untuk menyudahi adu penalti dengan skor 4-2 sekaligus membawa pulang trofi Supercopa de Catalunya untuk kali kesembilan sepanjang sejarah.

Susunan Pemain:
Barcelona (4-3-3): Masip; Adriano (Grimaldo ’73), Piqué (Montoya ’46), Bartra, Jordi Alba; Samper (Halilovic ’76), Rafinha (Xavi ’62), Sergi Roberto (Rakitic ’62); Pedro (Adama ’46), Suárez (Sandro ’46), Munir.
Espanyol (4-2-3-1): Pau; Arbilla, Raul Rodríguez, Eric, Clerc (Jordan ’46); Mattioni (Duarte ’46), Salva Sevilla ( Víctor Sánchez ’46), Álex, Victor Alvarez (Abraham ’46), Pol Llonch (Luque ’46), Jairo (Héctor Rodríguez ’83).

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics