Benny Dolo Asah 'Set-Piece' Sriwijaya FC

Manajemen Laskar Wong Kito memutuskan membatalkan laga uji coba melawan Persis dan PSS.

LIPUTAN MUHAMMAD IQBAL DARI PALEMBANG
Pelatih Sriwijaya FC Benny Dolo memanfaatkan penundaan kick-off Indonesia Super League (ISL) 2015 dengan memperbaiki kinerja Laskar Wong Kito. Salah satu yang menjadi perhatian adalah set-piece.

Kick-off ISL 2015 sempat ditunda pelaksanannya oleh menteri pemuda dan olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Namun, PT Liga Indonesia dan badan olahraga profesional (BOPI) akhirnya mencapai kesepakatan ISL 2015 bakal digulirkan pada awal April.

Benny mengungkapkan, penundaan itu bisa membuat dirinya mengasah Sriwijaya FC lebih baik lagi, karena mempunyai waktu persiapan cukup lama. Bendol, sapaan Benny, kini mengasah kemampuan set-piece pemain. Bendol menyiapkan Ferdinand Sinaga sebagai eksekutor set-piece di sisi kiri dan Titus Bonai di kanan.

“Kalau dampak negatifnya [penundaan ISL 2015] pasti ada, soalnya kita harus merombak program latihan. Tapi untungnya, kita punya waktu cukup panjang untuk mematangkan tim. Mudah-mudahan kita bisa lebih matang, dan lebih siap ikut kompetisi,” tutur Bendol.

“Untuk sekarang ini kita fokus pada set-piece. Bagaimanapun juga set-piece ini sangat penting.”

Sementara itu, manajemen Sriwijaya FC membatalkan rencana uji coba menghadapi dua klub Divisi Utama Persis Solo dan PSS Sleman yang sedianya berlangsung, 26 dan 28 Februari mendatang.

“Untuk dua uji coba di Jawa Tengah kita batalkan. Biarlah kita fokus latihan seperti biasa dulu, tapi uji coba tetap perlu. Makanya ada rencana kita gelar turnamen bulan Maret ini,” kata manajer Robert Heri kepada Goal Indonesia.

“Masalah uji coba ini tentu tidak terlepas program latihan. Jadi kita menyesuaikan program yang disusun pelatih,” ungkap Robert.

Menanggapi hal itu, Bendol menyatakan, skuat asuhannya membutuhkan beberapa kali uji coba menjelang ISL. Namun ia belum menginventarisir klub yang bakal diajak latih tanding.

“Uji coba ini penting, karena di situ kita bisa menilai sejauh apa perkembangan tim. Dengan begitu kita mudah mengevaluasinya, apa yang menjadi poin kelemahan dan poin kekuatan kita. Kita masih butuh uji coba sekitar empat atau lima kali,” ucap Bendol. (gk-55)

addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.