Bhayangkara FC Senang Main Sore Lagi

Cuaca dan lapangan buruk masuk ke dalam skema latihan Bhayangkara FC jelang duel kontra Persela.


LIPUTAN  ABI YAZID  DARI MALANG    Ikuti di twitter


Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy masih trauma dengan kondisi lapangan, dan merasa bersyukur tim besutannya kembali bermain pada sore hari saat menghadapi Persela Lamongan di matchday kedua Grup E turnamen Piala Presiden 2018 di Stadion Kanjuruhan, Kamis (25/1).

McMenemy menyatakan, kendati venue pertandingan berpindah, itu tidak menjamin kondisi lapangan akan tetap bagus, mengingat cuaca di Malang saat ini tidak menentu. Apalagi McMenemy menginginkan Bhayangkara FC mengamankan tiket perempat-final lebih cepat.

“Saya senang ada upaya pemindahan pertandingan. Saya berharap laga yang digelar di Kanjuruhan punya tempat yang bagus. Kami kesulitan bermain di Gajayana, dan beruntung mendapatkan tiga poin. Saya senang bermain lagi di jam pertama, karena lapangan masih baik,” tutur McMenemy.

“Melawan Persela, kami juga harus siapkan strategi apapun, karena tidak ada jaminan cuaca bagus. Bisa jadi cuaca buruk, dan lapangan buruk lagi. Pemain harus bisa menyesuaikan, dan paham kondisi nanti di lapangan seperti apa, termasuk kemampuan mereka memanfaatkan bola mati.”

“Saya tidak bisa menyebut analisis seperti apa kekuatan Persela, karena ini bagian dari strategi. Tetapi kehadiran pemain timnas [Indonesia U-22] akan menambah kekuatan kami melawan Persela.”

Sementara itu, Bhayangkara FC kedatangan gelandang serang asing baru, David Da Silva. Pemain asal Brasil berusia 28 tahun itu akan bersaing dengan James Charles Mack.

“Pengganti Zah Rahan sudah ada, tetapi dia masih kami lihat dulu kemampuannya seperti apa. Kami tidak terburu-buru merekrutnya. Dia sama seperti Mack yang masih menjalani trial,” tegas Simon. (gk-48)

 

Footer Goal Indonesia Instagram