Bima Sakti Ungkap Program Untuk Timnas Indonesia U-19

Bima siap memulai tugas baru sebagai arsitek timnas Indonesia U-19, menggantikan posisi Indra Sjafri.


OLEH   FARABI FIRDAUSY


Asisten pelatih timnas Indonesia, Bima Sakti, bakal memulai tugas barunya sebagai pelatih kepala timnas Indonesia U-19 pada Februari mendatang. Bima menjadi suksesor dari Indra Sjafri yang kontraknya tak diperpanjang PSSI.

Program untuk Garuda Nusantara menjelang Piala Asia U-19 2018 yang akan dimulai Oktober mendatang sudah disiapkan oleh Bima. Filosofi yang diperoleh Bima dari Luis Milla akan coba ditularkan kepada para pemain timnas U-19.

Secara bertahap, pemain U-19 mulai dipanggil mengikuti latihan timnas U-23 proyeksi Asian Games 2018. Milla sebagai pelatih kepala timnas U-23 juga dengan senang hati memberi ruang kepada para pemain tersebut untuk adaptasi.

Luis Milla & Bima Sakti - Indonesia U-23

"Ada harapan latihan bersama dengan U-23, dan harapannya bisa klop dengan agenda U-23. Luis Milla sendiri enggak masalah," ucap Bima ketika ditemui awak media, di Jakarta, Sabtu (20/1) pagi.

Pada pemusatan latihan (TC) timnas U-23 bulan ini, pemain U-19 yang mulai diikutsertakan antara lain Rachmat Irianto (Persebaya Surabaya), Muhammad Iqbal, Feby Eka Putra (Bali United) dan Egy Maulana Vikri.

Bima menjanjikan tidak akan banyak perubahan komposisi pemain timnas U-19, pada TC pertamanya. Ia sendiri akan menggeber TC di Jakarta, bersamaan dengan TC dari timnas U-23 periode Februari nanti.

"Sebagian masih pemain dari coach Indra Sjafri. Karena dilihat dari [pemain U-19] yang ikut gabung di U-23 ini, mereka menunjukkan performa yang sangat luar biasa. Hanya tinggal tingkatkan posisi, dan nanti kami akan coba lihat pemain dari Liga U-19 juga."