Bisakah Cristiano Ronaldo Tetap Hebat Sampai 41 Tahun?

Setelah menyepakati kontrak baru di Real Madrid hingga 2021, Cristiano Ronaldo mengaku ingin terus bermain hingga kepala empat. Target realistis atau tidak?

Januari 2016, banyak pihak yang terburu-buru membuat klaim: Cristiano Ronaldo sudah habis. Beberapa ada yang mengatakan bahwa Ronaldo tidak akan mampu naik lagi ke podium Ballon d’Or menyusul performa buruknya bagi Real Madrid di paruh pertama musim lalu. Kini, kita semua tahu, seluruh anggapan tersebut salah besar.

Hingga jelang akhir tahun ini, Ronaldo telah memenangi trofi Liga Champions kedua bersama Los Blancos dan juga menjadi raja Eropa di Euro 2016 bersama timnas Portugal. Bukan cuma itu, beragam gelar individual juga mampu dicaplok Ronaldo.

Ronaldo selalu berhasil membungkam para pengkritik dan pembencinya. “Rasa cinta dari Anda membuat saya semakin kuat, rasa benci dari Anda membuat saya semakin tidak terbendung,” kata Ronaldo suatu ketika. Setiap kali dinilai tidak bisa meraih sesuatu, Ronaldo justru bersinar dan semakin termotivasi untuk mencapai level yang lebih tinggi. Inilah sikap dan prinsip yang selalu dipegang Ronaldo sejak muda.

Senin (7/11) lalu, penyerang Portugal ini resmi menandatangani kontrak baru dengan Madrid. Saat ditanya momen apa yang paling spesial dalam tujuh tahun kariernya di Spanyol, Ronaldo menjawab, “Sekarang ini. Memenangi Liga Champions, menjuarai Euro bersama Portugal, dan menyepakati kontrak baru. Inilah yang terbaik bagi saya.” Tak diragukan lagi, tiga momen tersebut terasa kian manis karena Ronaldo sempat dianggap mustahil untuk meraihnya. Tetapi, bagi Cristiano, kata mustahil tidak ada dalam kamusnya.

Meski demikian, keraguan tetap mengiringi Ronaldo. Beberapa jurnalis top menanggapi sinis kontrak anyar Ronaldo tersebut, dengan mengklaim bahwa tidak mungkin sang penyerang akan terus tampil seperti ini hingga kontraknya berakhir pada 2021. Beberapa mengatakan, dalam dua atau tiga tahun ke depan, Ronaldo akan hilang dari peredaran. Benarkah demikian?

Ronaldo sendiri sering bilang bahwa dia akan terus bermain sampai usia 40 tahun. Kini di usia 31 tahun, mantan winger Manchester United ini mengaku tidak tertarik untuk menjajal dunia kepelatihan dan ingin fokus dengan brand-nya setelah pensiun. Dengan begitu, Ronaldo berambisi untuk memperpanjang masa bermainnya selama mungkin.

“Ini bukan kontrak terakhir saya [di Madrid]. Saya ingin terus bermain hingga berusia 41 tahun. Saya ingin terus berkembang dan belajar,” kata Ronaldo. Tapi, apakah Madrid akan menjadi persinggahan terakhirnya? Ronaldo sudah punya jawaban dan mengaku tidak ingin gantung sepatu di Qatar atau Amerika Serikat. “Saya ingin mengakhiri karier di sini,” ujarnya yakin.

Bagaimana pun, waktu yang akan menjawab. Banyak legenda Madrid seperti Raul Gonzalez, Iker Casillas, Guti, Hugo Sanchez, Emilio Butragueno terpaksa meninggalkan klub ketika sudah melewati masa emasnya. Jadi, Ronaldo harus bisa mempertahankan level bermainnya jika dia ingin terus berada di Santiago Bernabeu selama lima atau bahkan sepuluh tahun lagi.

Itu artinya, dia harus berlatih lebih keras ketimbang siapa pun, menjaga tubuhnya seperti seorang profesional sejati, dan berdedikasi untuk selalu fit 100 persen setiap saat. Seiring usianya menua, Ronaldo tentu membutuhkan waktu istirahat yang lebih banyak. Kecepatannya diprediksi akan menurun dan gaya bermainnya akan berubah agar tetap berada di level tertinggi.

Tetapi, jika ada satu pemain yang mampu meraih semua itu, maka Cristiano-lah orangnya. Dan jika Anda berkata bahwa dia tidak akan mampu melakukannya, maka keraguan semacam itu yang justru akan membuatnya semakin berambisi untuk membuktikan Anda salah. Lagi dan lagi.