BOPI Sebut Persiapan Liga 2 Berantakan

Heru menuturkan sejumlah syarat klub masih belum lengkap.

Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) menyebut persiapan Liga 2 amat berantakan. Hal ini terungkap setelah PT Liga Indonesia (LIB) melakukan pertemuan dengan BOPI di kantor Kemenpora, Selasa (18/4).  

Menurut sekjen BOPI, Heru Nugroho banyak persyaratan peserta Liga 2 yang masih tak lengkap. Mulai dari belum adanya legalitas, lalu memiliki Nomor Pokok Waji Pajak (NPWP) semua pemain yang ada di klub.

Oleh karena itu, Heru menuturkan permasalahan tersebut mesti diperbaiki. Sebab, ia ingin para peserta Liga 2 dapat mematuhi segala peraturan yang sudah dibuat oleh BOPI.

"Tadi PT LIB datang menyerahkan data-data ke kami buat Liga 2. Tapi banyak sekali kekurangannya, salah satu yang kami dapat adalah klub yang legalitasnya masih bermasalah," kara Heru.

"Ini tentu bukan hal yang baik. Tapi kami berharap PT LIB dan klub dapat memperbaiki permasalahan ini sesuai dengan ketentuan yang sudah kami buat," ia menambahkan.

Dijadwalkan, Liga 2 akan bergulir pada 19 April 2017. Di mana laga PSS Sleman melawan PSCS Cilacap di Stadion Maguwoharjo, Sleman, jadi pembukaan pertandingan kasta kedua kompetisi Tanah Air ini.

Topics