Brasil Keok Gara-Gara Topi Neymar

Direktur teknik anyar Brasil ini mengkritik kebijakan para penggawa Selecao yang terlalu menaruh perhatian pada Neymar ketimbang fokus menghadapi Jerman.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter
Mimpi Brasil untuk mencapai kejayaan di Piala Dunia 2014 telah dirusak oleh topi yang bertuliskan dukungan kepada Neymar. Demikian opini yang dilontarkan direktur teknik Brasil, Gilmar Rinaldi.
Rinaldi, yang baru saja masuk dalam staf kepelatihan anyar Dunga pascamundurnya Luiz Felipe Scolari, mengkritik keputusan Thiago Silva dkk. yang lebih memilih fokus pada cedera Neymar ketimbang berkonsentrasi menghadapi laga semi-final kontra Jerman.
Seperti diketahui, Neymar menderita cedera punggung saat laga perempat-final kontra Kolombia yang membuatnya absen di semi-final. Pada akhirnya, Brasil dipermalukan secara tragis oleh Jerman dengan skor 7-1. Dan di laga itu pula, terlihat para penggawa Brasil lain mengenakan topi bertuliskan ‘Força Neymar'.
Inilah yang membuat Rinaldi geram. Selain Brasil kehilangan fokus di laga krusial tersebut, dukungan berlebihan kepada Neymar tersebut juga mempengaruhi performa Bernard, yang pada waktu itu dipilih Scolari untuk menggantikan sang bintang pujaan.
“Brasil kehilangan pemain terbaik mereka, kami berada dalam situasi sulit dan akan bertemu Jerman, laga terberat kami pada waktu itu. Saya tidak akan setuju dengan aksi tersebut, seperti penggunaan topi itu,” ujarnya kepada SporTV.
“Topi itu adalah sebuah penghormatan yang manis. Tetapi, memberikan dukungan terhadap Neymar pada waktu itu sungguh sebuah kesalahan, seharusnya kolektivitas tim yang butuh dukungan tersebut.”
“Saat pertandingan berlangsung, kami membutuhkan seorang prajurit yang fokus. Namun, tidak ada semangat bermain dalam diri mereka. Topi tersebut telah ‘membunuh’ Bernard,” tambah Rinaldi.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics