Brisbane Roar Sempat Terancam Bubar

Klub Australia yang dimiliki investor asal Indonesia tersebut masih belum menemui titik terang terkait krisis finansial.

Masalah finansial yang melanda Brisbane Roar belum juga usai, bahkan klub Australia itu sempat terancam likuidasi menyusul adanya kabar rencana tuntutan dari Federasi Rugby Queensland (QRU) soal tunggakan senilai $60,000.

Sebelumnya, QRU sempat berniat untuk mengajukan tuntutan resmi ke pengadilan setempat guna menuntaskan masalah tunggakan yang dilakukan klub milik investor Bakrie Group asal Indonesia itu atas biaya sewa kamp latihan Ballymore.

Kondisi itu sempat mengancam keberlangsungan Roar sebagai klub. Namun belakangan mereda, setelah di awal pekan ini, QRU telah menggelar pertemuan dengan petinggi kontestan A-League tersebut.

"Rincian dari pertemuan kami dirahasiakan," ungkap juru bicara QRU dilansir The World Game. "Kami hanya mengharapkan yang terbaik bagi Roar dan Bakrie Group untuk musim baru."

Krisis yang dialami tiga kali kampiun A-League tersebut telah muncul sejak beberapa pekan lalu, di mana sempat terjadi tunggakan gaji staf dan pemain hingga membuat Bakrie Group berencana untuk menjual klub ke pihak lain.