Bryan Aldave Kecewakan Pelatih Persiba Balikpapan

Aldave hanya bertahan selama 30 menit dalam latihan perdananya bersama Beruang Madu.

LIPUTAN ABRAHAM JOHAN DARI BALIKPAPAN
Pelatih Persiba Balikpapan Eddy Simon Badawi mengaku kecewa melihat penampilan Bryan Aldave saat mengikuti latihan perdananya di stadion Parikesit kemarin. Eddy Simon menilai Aldave seperti kehabisan tenaga.

Dalam latihan tersebut, mantan pemain klub Divisi II Liga Brasil Portuguesa ini hanya tampil selama 30 menit. Selanjutnya, Aldave hanya menyaksikan rekan-rekannya berlatih dari pinggir lapangan.

“Kita kasih kesempatan sampai tiga hari. Seperti apa nanti, kita serahkan ke manajemen, tergantung manajemen. Memang belum kelihatan [kemampuannya],” kata Eddy Simon.

“Alasannya fisiknya tidak siap. Memang semuanya ditunjang dari fisik. Dia sendiri mengakui dia belum siap fisiknya, kita hormati alasannya. Tapi kita lihat tiga hari perkembangannya, setelah itu kita serahkan ke manajemen.”

Dengan waktu yang makin pendek sebelum bergulirnya Indonesia Super League (ISL) pada 21 Februari, mantan pelatih Putra Samarinda itu nampaknya tidak ingin membuang-buang waktu.

“Yang pasti kita beri waktu hanya tiga hari saja. Setelah itu, ya tergantung manajemen, karena kita lihat sendiri seperti apa [penampilannya],” cetus Eddy Simon.

Melihat penampilan Bryan Aldave yang tak sesuai harapan, Eddy Simon menyiratkan menginginkan striker murni yang memiliki naluri mencetak gol.

“Kita butuh striker yang finishing-nya bagus, karena selama ini kekurangan kita memang penyelesaian [akhir]. Kita butuh striker haus gol, karena dari lini belakang hingga gelandang sudah bagus,” imbuhnya.

Sementara terkait penampilan mantan winger kanan Arema Rendi Saputra, dan eks striker Persik Kediri Agung Suprayogi, Eddy Simon memberikan pujian.

“Rendi lumayan bagus, Agung Suprayogi juga bagus. Kalau mereka oke [lolos seleksi] artinya kita tinggal butuh satu striker asing. Tapi kita masih punya waktu kita lihat perkembangannya. Yang pasti waktunya hanya tiga hari,” tuturnya.