Bukan Blusukan, Ini Cara Indra Sjafri Cari Pemain Untuk Timnas Indonesia U-19

Indra mengatakan tidak lagi memprioritas mencari pemain timnas Indonesia U-19 dengan blusukan.

Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri mengatakan mempunyai cara baru untuk mencari pemain yang akan dipanggilnya. Ia menyatakan tidak lagi menjadikan blusukan sebagai cara utama dalam memanggil penggawa buat tim yang dilatihnya.

Padahal, blusukan menjadi ciri khas Indra ketika menukangi timnas Indonesia U-19 yang dimulai 2012 lalu. Berkat kerja kerasnya itu dalam mencari pemain hingga ke plosok Tanah Air, pria berusia 53 tahun tersebut berhasil mempersembahkan gelar Piala AFF U-19 pada 2013.

Bukan hanya menjadi juara saja yang didapatkan Indra lewat cara blusukannya itu. Melainkan, ia memperoleh talenta-talenta dengan kualitas mumpuni yang belum tersentuh oleh pelatih-pelatih sebelumnya untuk masuk ke dalam armadanya.

"Jadi blusukan itu bukan hal yang harus dipopulerkan. Waktu itu saya melakukan hal tersebut karena kompetisi dan tim scouting kita tidak berjalan dengan baik," kata Indra di kantor PSSI, Kuningan, Jakarta, Selasa (31/1).

"Tapi sekarang sudah banyak turnamen-turnamen yang diikuti oleh tim-tim dan ada juga turnamen Piala Suratin serta antar diklat. Alhamdulillah teman-teman dari tim teknis sudah mengumpulkan beberapa pemain dan juga dulu saya punya kontak person di daerah jadi saya tetap mengapresiasi dia kalau memang pantas untuk kita seleksi," imbuhnya.

Lebih lanjut Indra menyebutkan kalau bakal memilih pemain-pemain berkualitas untuk masuk ke dalam timnya yang tersebar di Tanah Air. "Yang jelas timnas kita harus memperlihatkan ke indonesian dengan orang-orang yang benar-benar mencintai Indonesia dari Sabang sampai Merauke," ucapnya.