CATATAN: FC Internazionale Bungkam Peragu

Kemenangan 7-0 atas Sassuolo membuktikan bahwa FC Internazionale masih berada dalam jalur yang tepat untuk kembali meraih kesuksesan.

OLEH TEGAR PARAMARTHA Ikuti di twitter

FC Internazionale membungkam para peragu sekaligus meningkatkan optimisme untuk mengarungi kompetisi musim 2014/15 usai menghabisi Sassuolo dengan skor 7-0 di Giuseppe Meazza dalam laga lanjutan Serie A Italia.

Kemenangan telak sebenarnya telah didapatkan La Beneamata di kandang sebelum kompetisi domestik dimulai, yaitu ketika melibas FC Stjarnan dengan skor 6-0 pada kualifikasi Liga Europa.

Tetapi, kualitas lawan yang tidak mumpuni membuat skor telak itu tidak terlalu istimewa, terlebih lagi performa Inter di pertandingan berikutnya bisa dikatakan cukup buruk, yaitu ketika ditahan imbang 0-0 oleh tuan rumah Torino pada pekan pertama Serie A.

Inter pulang dengan satu angka berkat performa impresif kiper Samir Handanovic sepanjang pertandingan, terutama ketika pemain asal Slovenia tersebut melakukan penyelamatan terhadap eksekusi penalti Marcelo Larrondo di babak pertama. Sementara itu, pemain-pemain yang diharapkan seperti Mateo Kovacic, Gary Medel dan Mauro Icardi masih tampak canggung dan belum bisa mengeluarkan performa maksimal.

Samir Handanovic Selamatkan Inter Di Pekan Pertama

"Laga berjalan seimbang dan sulit, yang mana kami sudah memperkirakannya. Karena memang tak pernah mudah bermain di Turin di mana mereka bertahan dan menunggu Anda," ujar pelatih Walter Mazzarri.

Hasil tersebut diperburuk dengan laju kencang para rival. Juventus, AS Roma, Napoli dan AC Milan meraih kemenangan di pekan pertama dengan meyakinkan, sehingga membuat situasi di Inter tampak lebih rumit dari seharusnya.

Pada laga menghadapi Sassuolo, Inter diyakini akan kesulitan terutama mengingat tim tamu memiliki sosok Simone Zaza, yang sedang dalam performa terbaik dengan mencetak dua gol dalam dua laga terakhir bersama klub dan timnas Italia. Selain itu, dua pemain pendamping Zaza, yaitu Domenico Berardi dan Nicola Sansone juga dikenal sebagai striker yang cukup tajam.

Memang, musim lalu, Inter berhasil meraih kemenangan 7-0 atas Sassuolo, tetapi itu terjadi pada pertandingan pertama. Di paruh kedua musim 2013/14, Inter kesulitan menaklukkan skuat asuhan yang diasuh oleh Alberto Malesani saat itu, hingga akhirnya Walter Samuel memastikan kemenangan La Beneamata melalui gol tunggalnya.

Dengan performa impresif Zaza dan melihat sulitnya Inter menaklukkan Sassuolo musim lalu, Nerazzurri tidak banyak diyakini mengulang skor mencolok musim lalu.

Tetapi yang terjadi sebaliknya, skuat Inter berhasil membuktikan bahwa mereka masih menjadi salah satu klub raksasa di Italia. Seluruh pemain Inter tampil impresif, Andrea Ranocchia berhasil mematikan pergerakan Zaza dan menunjukkan kematangan dengan menggalang pertahanan Inter untuk mendapatkan clean sheet ke-empat dalam empat laga kompetitif pertama musim ini.

Fredy Guarin dan Pablo Osvaldo Buktikan Kualitas

Kapten Inter itu tercatat melakukan dua tekel, empat intersep dan empat sapuan (terbanyak di antara pemain Inter). Selain itu, Ranocchia juga mencatatkan akurasi umpan yang sangat baik, ia melakukan 57 umpan dengan akurasi 91 persen.

Lini tengah juga bermain sensasional, terutama Kovacic yang banyak mendapatkan kritikan di laga menghadapi Torino. Pemain asal Kroasia ini menyumbangkan satu gol dan satu assist. Selain itu, Fredy Guarin juga unjuk gigi dengan menuliskan catatan yang sama, yaitu satu gol dan satu assist, setelah ia menggantikan Kovacic di menit ke-65.

Barisan striker juga tidak kalah mentereng, gagal menciptakan gol di laga terakhir, duet striker Inter tampil menggila dengan total lima gol. Icardi mencetak hat-trick, sementara Pablo Osvaldo mencetak dua gol sisanya ditambah dengan dua assist.

"Saya sangat senang bisa mencetak hat-trick, ini membuat saya tambah senang karena saya mencetak gol di hadapan para fans," ujar Icardi.

Kemenangan ini membuat Inter menyodok ke papan atas mendekati Milan, Juventus dan Roma yang kembali memetik kemenangan di pekan kedua Serie A.

Tetapi, skuat asuhan Mazzarri tidak boleh berpuas diri, karena pembuktian ini bukan akhir melainkan awal dari perjalanan yang terjal di depan, terlebih lagi mereka akan bertarung di Liga Europa pada tengah pekan ini sebelum kembali berjibaku di Serie A beberapa hari setelahnya.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics