CATATAN: Frank Lampard, Legenda Chelsea Penyelamat Asa Manchester City

Sang gelandang veteran membuka rekening gol bersama The Citizens, uniknya itu terjadi ke gawang mantan klubnya sekaligus menggagalkan kemenangan Chelsea.

OLEH ERIC NOVEANTO Ikuti di twitter

Manchester City masih belum mampu bangkit dari periode negatif di awal musim ini usai kembali memetik hasil kurang maksimal saat ditahan imbang 1-1 oleh Chelsea di Etihad Stadium dalam lanjutan Liga Primer Inggris pekan lalu.

Jelas hal itu bukanlah menjadi sebuah awal yang baik bagi pasukan Manuel Pellegrini untuk mengarungi ketatnya kampanye musim ini. Sejak dikalahkan Stoke City secara mengejutkan pada akhir Agustus lalu, The Citizens melewatkan lima laga tanpa kemenangan. Fakta itu menegaskan bahwa tim tengah labil ketimbang menunjukkan perkembangan ke arah yang lebih baik.

Sektor penyerangan tim mendapat sorotan lebih. Selepas kepergian Alvaro Negredo ke Valencia, praktis kini City hanya mengandalkan sosok tiga striker murni dalam diri Edin Dzeko, Sergio Aguero dan Stevan Jovetic. Selain Dzeko, dua nama terakhir kerap dirundung masalah kebugaran fisik, bahkan Jovetic telah absen di beberapa laga terakhir.

Masalah lain ada pada performa sejumlah figur penting di lini tengah dalam kesuksesan City merengkuh gelar musim lalu. Yaya Toure belum tampil trengginas sejauh ini, sebagaimana yang ia lakukan sepanjang musim lalu. Hal serupa dialami David Silva yang biasanya berperan sentral dari barisan kedua penyerangan tim. Hanya James Milner yang terlihat menonjol di awal musim ini, namun itu tidak cukup untuk mengangkat kinerja tim secara keseluruhan.

Torehan delapan angka dari lima laga awal Liga Primer musim ini tentunya bukanlah raihan yang menggembirakan bagi sang juara bertahan yang memiliki target untuk mempertahankan gelar. Bahkan pencapaian poin mereka bisa saja menjadi lebih sedikit andai tidak ada sosok Frank Lampard di akhir pekan kemarin.

Ya, sang gelandang veteran itu sukses menjadi penyelamat asa The Sky Blues dengan gol penyama kedudukan kontra Chelsea yang hadir lima menit sebelum pertandingan berakhir, usai sebelumnya tertinggal melalui lesatan Andre Schurrle. Super Frankie memang menggagalkan tim meraih hasil buruk, akan tetapi itu tidaklah cukup untuk menepikan permasalahan yang ada di skuat saat ini.

Pekerjaan rumah berat menanti Pellegrini untuk tetap mampu menjaga kebugaran timnya tetap prima dengan kedalaman skuat yang ada, terutama di barisan depan serta mengembalikan performa sejumlah bintang mengingat konsentrasi tak hanya untuk Liga Primer namun juga dibagi ke ajang Liga Champions, di mana mereka juga mengusung ambisi besar.

Manchester City patut berterima kasih kepada Lampard, sebuah gol emosional legenda The Blues itu ke gawang mantan klub yang pernah dibelanya selama 13 tahun setidaknya mampu menjadi solusi jangka pendek bagi City untuk tetap menancapkan diri ke dalam persaingan jalur juara.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics