CATATAN: Perubahan Peran Cristiano Ronaldo & Lionel Messi, Istimewa Untuk Real Madrid, Sempurna Bagi Barcelona

Dua superstar sepakbola dunia terus memperlihatkan aksi menawan, namun di balik itu terdapat pergeseran peran yang membuat Real Madrid dan Barcelona semakin cemerlang.

OLEH GUNAWAN WIDYANTARA Ikuti di twitter

El Clasico di depan mata, salah satu pertandingan yang paling dinanti di muka bumi akan bergulir akhir pekan ini di Santiago Bernabeu antara Real Madrid dan Barcelona.

Kita tutup mata sebentar untuk urusan lain karena seperti biasa duel raksasa Sepakbola Spanyol selalu diikuti perbincangan antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, dua superstar sepakbola paling top saat ini.

Perdebatan siapa yang terbaik di antara keduanya juga sudah menjadi bahasan yang mengular panjang, dengan teknik hingga rekor yang terus dibukukan, mereka seperti tidak pernah mengenal kata bosan membuat kagum penikmat sepakbola hingga dari 'benci' malah menghadirkan rasa hormat dari kedua kubu.

Meski demikian masih ada hal menarik yang patut ditarik terutama musim ini, apalagi kalau bukan pergeseran peran yang biasa mereka lakukan. Untuk mengawali, kita simak infografis di bawah ini:

Mencetak gol adalah pekerjaan rutin Cristiano, dan sejauh ini pemilik nomor 7 sanggup menuntaskan tugasnya dengan baik, tengok saja 15 gol dari tujuh pertandingan, istimewa bukan?

Kabar Cristiano menggetarkan gawang lawan selalu menghiasi laporan pertandingan Los Blancos, tetapi yang menarik adalah bagaimana terjadinya pergeseran peran sang bintang di skema pertandingan yang diterapkan Carlo Ancelotti.

Untuk lebih jelasnya kita ambil contoh heat map dari aksi Cristiano di markas Deportivo La Coruna berikut ini:

Musim lalu Real Madrid menyempurnakan sosok Karim Benzema sebagai striker dengan dua cermin di sisi kiri dan kanan pada diri Cristiano dan Gareth Bale.

Pemandangan Cristiano bergerak cepat memanfaatkan ruang di sisi kiri dan memotong untuk menjebol gawang sering terjadi. Hal serupa dipertontonkan bintang Wales hingga El Real punya salah satu ramuan lini depan paling mengerikan di Eropa.

Meski demikian, dari heat map di atas terlihat jelas pergeseran peran pada diri bintang Portugal, benar Cristiano lebih banyak bergerak di area tengah serangan.

Skema ini sejatinya pernah dicoba Ancelotti di awal musim lalu namun belum berjalan sempurna. Bahkan skema ini dituding sebagai penyebab tertatihnya tim di awal kompetisi tetapi sekarang situasinya berbeda, Cristiano dengan brilian memainkan peran sebagai penyerang murni.

Ide utama Ancelotti adalah memanfaatkan kelebihan yang dimiliki Cristiano. Kecepatan dan kecerdikannya bergerak di balik bek lawan untuk menyambar umpan silang di depan gawang termaksimalkan juga dengan kekuatan fisik yang memungkinkan dirinya melompat tinggi menyambut bola atas terlihat dari infografis di atas.

Untuk menambah kabar buruk bagi setiap lawan, pergerakan Cristiano di depan didukung oleh gelandang-gelandang kelas wahid. Isco, Luka Modric dan Asier Illarramendi terus memperlihatkan kedewasaan permainan terutama nama pertama, belum lagi dua penggawa anyar Toni Kroos dan James Rodriguez yang terus melebur ke dalam tim.

Rencana Ancelotti berjalan mulus, Cristiano semakin nyaman di lini depan dan Real Madrid tak henti menebar ancaman serius bagi semua lawan, termasuk Barcelona di laga nanti.

Perubahan peran juga ternyata terjadi pada superstar Barcelona Lionel Messi. Sama seperti halnya Ronaldo, mencetak gol adalah pekerjaan rutin bintang Argentina namun jika ditelaah lebih jauh, musim ini El Messiah lebih sering beraksi ke dalam.

Barca memang mendatangkan Luis Suarez namun sang bintang baru berpotensi tampil di El Clasico mendatang. Selama Suarez absen, tidak ada perubahan berarti di daftar susunan pemain raksasa Catalan; Messi selalu disebut sebagai penyerang.

Akan tetapi kenyataan di tengah lapangan berkata lain; Neymar dan Pedro lebih banyak beraksi di depan dengan Messi bergerak sebagai pendukung atau dengan kata lain dua ide cemerlang secara sekaligus sanggup digali pelatih anyar Luis Enrique pada skema ini.

Pertama Messi akan memiliki lebih banyak kebebasan dalam bergerak hingga mengacaukan konsentrasi para pemain bertahan, kedua kemampuan Neymar dan Pedro semakin (dituntut) berkembang dan dua ide ini sama sekali tidak mengurangi bahkan menambah variasi serangan Barcelona.

Bukti paling mudah melihat efektivitas kejelian sang pelatih adalah meningkatnya rasio gol Neymar plus status Messi sebagai pencetak assist terbanyak di Camp Nou. Luis Enrique sukses menemukan formula baru bahkan terbilang lebih sempurna yang melahirkan kaya opsi di lini depan Barcelona.

Satu hal lagi yang harus diingat dan diwaspadai semua lawan termasuk Real Madrid pada duel El Clasico terdekat; aksi Messi dengan peran barunya ini berpotensi lebih ganas andai Luis Suarez kembali ke lapangan dan memperlihatkan performa kurang lebih serupa seperti musim lalu bersama Liverpool.

addCustomPlayer('16r3vbwcs9eb21m1q9qd9196id', '', '', 620, 540, 'perf16r3vbwcs9eb21m1q9qd9196id', 'eplayer4', {age:1407056178000});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics