CATATAN: Portugal Terancam Terus Terpuruk

Tim nasional Portugal belum bisa bangkit dari keterpurukan usai tersingkir dari babak grup Piala Dunia 2014 dengan dipermalukan Albania di kandang sendiri.

OLEH TEGAR PARAMARTHA Ikuti di twitter

Kekalahan dari Albania bagi tim nasional sekaliber Portugal, yang berisi pemain-pemain berkualitas seperti Joao Moutinho, Nani, Pepe dan pemain lainnya, tentu menjadi tamparan telak, terutama ini terjadi di kandang sendiri dan pada sebuah ajang yang penting, yaitu kualifikasi Euro 2016.

Namun, keterpurukan yang dialami Seleccao ini terancam tidak berhenti sampai di sini dan terus berlanjut hingga pertandingan-pertandingan berikutnya.

Seperti yang diketahui, Portugal untuk pertama kalinya bermain sejak tersingkir pada ajang Piala Dunia 2014, tetapi skuat asuhan Paulo Bento tidak dapat memenuhi ekspektasi para suporter setelah gol Bekim Balaj memastikan kemenangan Albania.

Ketergantungan terhadap Cristiano Ronaldo menjadi alasan terbesar kekalahan tersebut. Sebagaimana yang diketahui, bintang Real Madrid itu menjadi pahlawan dalam pertandingan play-off Piala Dunia menghadapi Swedia. Ia mencetak empat gol untuk memastikan Portugal lolos ke pesta akbar sepakbola itu setelah menang dengan agregat 4-2.

Tetapi di Piala Dunia, Ronaldo dibawa dengan kondisi yang meragukan akibat cedera lutut. Alhasil, ia tidak mampu mengeluarkan performa terbaiknya.

Jebloknya performa Ronaldo kemudian berimbas langsung kepada performa timnas Portugal secara keseluruhan. Mereka dibantai 4-0 oleh Jerman di pertandingan pertama, dan kemudian ditahan imbang Amerika Serikat dengan skor 2-2 (di mana Ronaldo mengirim assist gol penyeimbang) dan dipastikan tersingkir meski berhasil meraih kemenangan di laga terakhir babak grup atas Ghana. Kemenangan itupun didapat berkat gol telat Ronaldo yang bermain dengan perban di lututnya.

Pengaruh Cristiano Ronaldo Sangat Besar Di Portugal

Dan terakhir pada laga tengah pekan ini, Portugal dipermalukan oleh Albania, ketika Ronaldo tidak terlibat dalam pertandingan karena diistirahatkan.

Bila Portugal terus bergantung pada sosok Ronaldo, maka hal ini bukanlah pertanda bagus, karena ia sudah mulai menginjak usia kepala tiga pada Februari tahun depan. Selain itu, eks bintang Manchester United tersebut juga mulai kerap mendapatkan gangguan cedera. Meski sulit, menghilangkan ketergantungan dari Ronaldo adalah hal wajib yang harus dilakukan apabila Portugal ingin meraih juara.

Masalah selanjutnya, terletak di lini depan, Portugal tidak memiliki striker tengah yang haus gol. Dalam skuat terbaru, Bento memanggil empat striker yaitu Pedro Tiba, Ricardo Horta, Bruma dan Eder. Ironisnya, tidak ada dari empat pemain itu yang sudah mengoleksi gol bersama timnas senior.

Horta dan Bruma merupakan pemain muda yang baru berumur 19 tahun, sementara Pedro Tiba, meski berumur 26 tahun, juga sama sekali belum mengoleksi satu caps di tim nasional. Sehingga Eder (26 tahun) menjadi satu-satunya striker berpengalaman dengan 12 caps, namun sekali lagi, ia belum pernah mencetak gol untuk Portugal.

Eder Belum Bertaji

Dua opsi striker berpengalaman lain adalah Hugo Almeida dan Helder Postiga yang masih terbelit cedera. Namun, Almeida saat ini masih belum memiliki klub dan dia sebelumnya merupakan pelapis dari dua striker andalan Portugal terdahulu, yaitu Pauleta dan Liedson, yang telah pensiun.

Sementara itu Postiga, yang mengoleksi 27 gol dari 70 caps, kini sudah berusia 32 tahun dan baru menandatangani kontrak berdurasi satu tahun dengan Deportivo La Coruna. Sektor striker di tim nasional Portugal sudah tidak diragukan lagi berada dalam kondisi krisis.

Sektor yang bisa dibenahi dengan cepat adalah pelatih kepala. Paulo Bento memang dinilai cukup sukses mengantarkan anak asuhnya menembus semi-final Euro 2012 dengan hanya kalah penalti oleh Spanyol, yang kemudian keluar menjadi juara saat itu. Tetapi, performa menurun diperlihatkan oleh Portugal dalam beberapa pertandingan terakhir.

Mantan pelatih Sporting Lisabon itu tampak kesulitan ketika Ronaldo tidak bisa lagi bermain seperti di usia emasnya. Setelah melatih Seleccao sejak 2010, sepertinya tongkat estafet harus dialihkan ke sosok lain agar Portugal bisa kembali menemukan potensi mereka...sebelum terlambat.

addCustomPlayer('12vpq2gcav7p4145hxea3k767a', '', '', 620, 540, 'perf12vpq2gcav7p4145hxea3k767a', 'eplayer4', {age:1407084748852});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics