CATATAN: Walter Mazzarri & Rafa Benitez, Kontras Sekaligus Serupa

Kedua pelatih memiliki cerita bertolak belakang dengan mantan klub mereka, tapi kini sama-sama dihadapkan pada tekanan untuk memetik hasil positif dalam duel di Giuseppe Meazza.

OLEH DEDE SUGITA Ikuti di twitter

Mustahil untuk tidak mengarahkan sorotan kepada Walter Mazzarri dan Rafa Benitez menjelang pertandingan Internazionale melawan Napoli dalam lanjutan Serie A Italia di Giuseppe Meazza pada Senin (20/10) dinihari WIB.

Maklum, kedua pelatih akan memimpin klub masing-masing melawan bekas tim yang pernah mereka tangani. Sebelum berada di balik kemudi Inter, Mazzarri lebih dulu berkibar sebagai allenatore Napoli. Sementara Benitez pernah bertugas di Appiano Gentile sebelum dipekerjakan I Vesuviani. Bahkan, pria Spanyol itu sejatinya merupakan suksesor langsung Mazzarri di San Paolo ketika digaet pada musim panas tahun lalu.

Hanya, keduanya memiliki cerita berbeda dengan mantan klub asuhan mereka. Selama empat tahun masa baktinya, Mazzarri merupakan sosok yang berjasa membangkitkan kembali Napoli menjadi salah satu kekuatan elite di Italia.

Datang sebagai pengganti Roberto Donadoni pada awal musim 2009, Mazzarri langsung membawa I Partenopei meraih finis keenam Serie A di kampanye debutnya.

Pada edisi berikutnya, pencapaian Napoli di tangan Mazzarri lebih tinggi lagi. Dengan dimotori ketajaman Edinson Cavani, yang dipinang dari Palermo, Napoli menuntaskan musim di peringkat ketiga dan menyabet tiket Liga Champions.

Itu menandai kembalinya Napoli ke pentas utama Eropa setelah terakhir berpartisipasi pada 1990/91 alias di era Diego Maradona sekaligus merupakan debut klub di turnamen ini sejak berganti nama dan format dari Piala menjadi Liga Champions.

Torehan Napoli di Serie A pada stagione 2011/12 menurun dengan finis kelima, tapi Mazzarri sukses memberikan trofi Coppa Italia – silverware pertama klub sejak gelar Supercoppa Italiana 1990, dan mengarsiteki langkah Vesuviani ke putaran 16 besar Liga Champions sebelum dihentikan sang juara, Chelsea.

Mazzarri lantas menutup periode pamungkasnya di San Paolo dengan menjadi runner-up liga 2012/13 di bawah Juventus. Kepergian pria 53 tahun itu telah lama terendus dengan sikapnya yang terus menolak memperbaharui ikatan kontraknya dengan klub.

“Saya ingin berterima kasih kepada fans, tapi saya ingin mengakhiri siklus saya di Napoli,” ujar Mazzarri, yang kemudian melabuhkan kariernya ke Inter.

Walter Mazzarri dielu-elukan di Napoli

Bertolak belakang dengan romansa Mazzarri dan Napoli, kisah Benitez dengan Nerazzurri tak begitu menyenangkan terlepas dari persembahan dua trofi dalam kiprah singkatnya selama setengah tahun.

Mantan bos Liverpool itu menanggung beban tak ringan tatkala dipercaya menggantikan Jose Mourinho, yang hijrah menuju Real Madrid usai memberikan treble untuk Inter, pada musim panas 2010.

Benitez sebetulnya mengawali kiprahnya dengan mantap. Ia langsung menggondol trofi Supercoppa Italiana setelah mengarsiteki kemenangan Inter 3-1 atas AS Roma. Namun, hanya selang seminggu Il Biscione harus mengakui keunggulan Atletico Madrid di ajang Piala Super Eropa.

Inkonsistensi hasil terus mewarnai perjalanan Benitez bareng Inter saat musim telah berjalan. Per Desember 2010, Inter tertahan di posisi keenam Serie A dengan selisih mencapai 13 poin dari pucuk klasifika, walau mereka masih menyimpan dua laga. Sementara di Liga Champions, Inter lolos ke babak knock-out “hanya” berstatus runner-up grup setelah menelan dua kekalahan melawan Tottenham Hotspur dan Werder Bremen.

Kendati demikian, Benitez sukses mengantar Inter menjuarai Piala Dunia Antarklub di Uni Emirat Arab. Berbekal prestasi tersebut, kepercayaan dirinya terangkat hingga berani memberikan ultimatum kepada Massimo Moratti agar menyokong kebutuhannya untuk mendatangkan pemain-pemain baru. Ultimatum tersebut ternyata malah jadi bumerang buat Benitez. Tak sampai sepekan setelah Inter menghajar TP Mazembe 3-0 di final PD Antarklub, Benitez didepak dari posisinya untuk digantikan Leonardo. Benitez tetap menolak dicap gagal dan menuding pihak klub yang bersalah terkait torehan buruk di Serie A.

“Ketika saya di Inter, mereka menolak untuk membeli pemain baru,” ungkap Benitez kepada La Informacion, empat bulan setelah pemecatannya.

“Setelah kepergian saya, mereka mendatangkan lima atau enam wajah baru. Tapi saya memenangi dua trofi, termasuk Piala Dunia Antarklub, gelar yang sangat diinginkan Inter lebih dari yang lainnya. Menurut saya periode saya di sana tetap positif.”

Rafa Benitez sosok tak populer di Inter

Menariknya, terlepas dari cerita yang berlawanan dengan mantan klub masing-masing, Mazzarri dan Benitez kini dihadapkan pada situasi yang mirip. Keduanya dalam tekanan untuk memberikan hasil positif menyusul catatan kurang memuaskan awal musim ini. Bahkan mulai muncul desas-desus yang menyebut mereka berdua terancam pemecatan.

Pada kampanye keduanya di Inter, Mazzarri membukukan start cukup baik. Pablo Osvaldo cs. mencatat dua kemenangan tanpa terkalahkan dalam empat giornata pertama. Performa Inter khususnya sangat membanggakan di sektor pertahanan, di mana mereka hanya kecolongan sekali selama rentang waktu tersebut.

Tetapi, nyaris seketika, semua itu kolaps. Dalam dua pertandingan terakhir di Serie A Inter selalu tumbang, menelan tujuh gol dan hanya bisa mencetak satu! Bencana dimulai saat mereka dipermalukan Cagliari 4-1 di Giuseppe Meazza sebelum dihajar Fiorentina tiga gol tanpa balas di Florence.

Meskipun sejauh ini presiden Erick Thohir terus menyuarakan dukungan terhadapnya, Mazzarri tentu memahami ia harus secepatnya mengembalikan Inter ke jalur positif.

Kondisi Napoli dan Benitez sedikit lebih baik, karena mereka memetik dua kemenangan beruntun di liga sebelum jelang jeda internasional, setelah sebelumnya sempat paceklik tripoin selama tiga pekan konsekutif. Benitez toh belum bisa bernapas tenang. Kestabilan performa Napoli belum teruji dan posisi mereka sejatinya masih terbilang rentan, apalagi kalau sampai jatuh lagi.

Siapa akan tersenyum di Meazza nanti? Kita nantikan saja!

addCustomPlayer('k7utgr4os0yd1grp4y3npwrlj', '', '', 620, 540, 'perfk7utgr4os0yd1grp4y3npwrlj', 'eplayer4', {age:1407083307651});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics