CATATAN: Wilfried Bony Siap Jadi Katalis Juara Manchester City

Berharga mahal, tapi akan terasa sepadan jika mampu mencetak gol demi gol yang akan memuluskan langkah The Citizens mempertahankan titel Liga Primer Inggris.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter
Perdebatan langsung mencuat ke permukaan ketika Manchester City resmi mengumumkan kedatangan Wilfried Bony dari Swansea City pada Rabu (14/1) kemarin.
Pasalnya, untuk ukuran bursa transfer Januari, banderol Bony yang diyakini menembus £30 juta (€38 juta) menjadi nilai yang teramat besar. Jumlah tersebut membuat Bony menjadi pemain Afrika termahal sepanjang masa. Tak hanya itu, Bony dikontrak dengan durasi empat setengah tahun dengan gaji yang dipercaya mencapai £115 ribu (€148 ribu) per pekan.
Transfer ini membuat City harus berhati-hati dalam mengatur kondisi keuangan mereka karena berpotensi kembali melanggar Financial Fair Play (FFP) seperti di periode sebelumnya, meskipun pihak manajemen optimistis akan terbebas dari sanksi UEFA tersebut mulai musim 2015/16.
Mendatangkan penyerang mahal di tengah musim rasa-rasanya juga bukan pilihan bijak, mengingat City masih butuh penguatan di posisi bek. Tak bisa dimungkiri, sektor belakang menjadi yang masalah genting yang harus segera dibenahi mengingat kapten Vincent Kompany rentan akan cedera sedangkan rekrutan anyar Eliaquim Mangala terlihat masih grogi.
Kendati demikian, jumlah uang raksasa tersebut kiranya akan terasa sepadan dan worth it dengan satu syarat: Bony mampu menciptakan gol demi gol yang akan melanggengkan The Citizens kembali mempertahankan takhtanya di Liga Primer Inggris. Nah, tinggal bagaimana penyerang asal Pantai Gading itu mewujudkannya.

Namun, melihat performa terkini Bony, City wajib berbangga hati karena mereka berhasil mendatangkan striker kelas dunia. Banyak kelebihan yang dimiliki oleh striker berusia 26 tahun ini. Bony adalah tipe finisher sejati, tahan banting di kotak penalti, mumpuni dalam duel udara, dan jago dalam melepaskan tembakan jarak jauh.
Buktinya terpampang nyata di sepanjang 2014 di mana ia tercatat sebagai topskor Liga Primer Inggris selama satu tahun penuh. Dari 38 laga yang ia mainkan pada 2014, Bony mampu mencatat 20 gol (11 gol di paruh kedua musim 2013/14 plus sembilan gol di paruh pertama musim 2014/15).
Jumlah gol Bony dalam satu tahun kalender tersebut lebih banyak dari Sergio Aguero (18 gol) yang kini sudah resmi menjadi rekan setimnya. Bisa dibayangkan seandainya duet Bony dan Aguero ini dalam kondisi fit. Manuel Pellegrini pasti menjadi orang yang paling bahagia karena timnya diperkuat dua penyerang tertajam di Inggris Raya.
"Bony adalah pemain yang sulit untuk dihentikan karena fisiknya yang kuat. Ia pemain cerdas yang punya kekuatan besar. Rekor golnya sangat luar biasa sejak tiba di Inggris. Saya yakin hal itu terulang di City,” ujar Pellegrini, memuji catatan gol Bony yang selama satu setengah tahun bersama The Swans mampu melesakkan 36 gol dari 73 laga di semua kompetisi.
Itulah mengapa manajer Swansea Garry Monk begitu yakin kalau mantan striker andalannya itu bakal menjadi katalis juara bagi City. “Ya, Wilfried bisa menjadi pembeda dalam persaingan gelar juara di musim ini. Itulah mengapa City begitu menginginkannya. Dia akan menghadirkan gol demi gol. Bisa saya pastikan, ia layak dihargai semahal itu,” ujarnya.

Ditilik dari kebutuhan tim, Bony diharapkan bisa menjawab problem lini depan City yang secara tak terduga mencuat di musim ini. Alasannya klasik, di mana cedera menjadi musuh nomor satu para penyerang City. Secara begantian, Aguero, Edin Dzeko, dan Stevan Jovetic mengalaminya dan bahkan ketiganya sempat menepi bersamaan sehingga sempat membuat James Milner menjabat sebagai striker darurat.
Di satu sisi, jika para penyerang City tersebut fit, performa mereka pun tak bisa dibilang bagus – kecuali Aguero. Dzeko hanya mampu menceploskan dua gol dari 12 laga EPL, sedangkan Jovetic sudah tidak lagi secemerlang seperti di awal musim. Untuk itulah Bony diharapkan bisa mempertajam lini serang City agar tidak terus bergantung pada Aguero.
Satu keuntungan City lainnya adalah Bony boleh dimainkan di Liga Champions. Bony bisa menjadi senjata alternatif Pellegrini ketika menghadapi Barcelona di babak 16 besar yang akan dilangsungkan pada bulan depan. Bony sendiri juga punya ambisi khusus terkait UCL ini yang diakuinya menjadi salah satu pertimbangan dirinya menerima pinangan City.
"Saya pikir ini [bergabung ke City] adalah keputusan tepat karena Manchester City berada di Liga Champions. Akhir musim lalu, saya bilang bahwa kalau saya ingin pindah itu adalah menuju tim yang berada di Liga Champions karena itu adalah turnamen hebat di mana saya sangat ingin bermain dan memenangkannya," ujar Bony.
Menarik ditunggu seperti apa kiprah Bony berseragam biru langit sepulang dari tugas negara di Piala Afrika 2015. Terlebih, Bony diyakini akan cepat nyetel di City. Selain karena sudah tidak perlu beradaptasi dengan atmosfer keras nan cepat Liga Primer, Bony juga pasti akan mendapat bimbingan dari kompatriotnya yang sudah menjelma menjadi bintang pujaan publik Etihad, Yaya Toure.
Saat ini, Chelsea memang masih terlihat gagah di singgasana klasemen meski City mampu menempel ketat dengan selisih dua poin. Perjalanan belum usai sebab 16 laga masih akan ditandingkan hingga pertengahan Mei mendatang. Namun dengan melihat tabel klasifika, kita sudah bisa menebak bahwa ini adalah tentang dua kuda pacu antara Chelsea dan City.
Siapa yang juara? Striker City bernomor punggung 14 ini mungkin punya jawabannya.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics