CEO Arema Cronus Minta Penyelesaian Akhir Diperbaiki

Iwan Budianto menyatakan, Singo Edan harus bisa memanfaatkan situasi ketika lebih banyak menguasai bola.

LIPUTAN AHSANI TAKWIM DARI MALANG Ikuti di twitter
CEO Arema Cronus Iwan Budianto meminta jajaran pelatih agar memperbaiki penyelesaian akhir agar tidak mengulangi hasil di dua laga Singo Edan sebelumnya yang tanpa kemenangan.

Usai dikalahkan Semen Padang, Arema kemudian bermain imbang melawan Persib Bandung. Sejak mengalahkan Gresik United 5-0 awal Mei, Arema hanya menjebol gawang lawan empat kali dari empat pertandingan, termasuk di Piala AFC 2014.

Iwan menyatakan, dalam sepakbola apa pun memang bisa terjadi, termasuk tim yang menguasai bola belum tentu memenangkan pertandingan. Hal ini terkait dengan bagaimana efektivitas pemanfaatan peluang itu menjadi gol.

“Seperti laga melawan Persib, Arema mampu mendominasi permainan, lebih banyak menciptakan peluang. Namun, justru kami kebobolan dua gol lebih dahalu. PR besar bagi kita adalah bagaimana menguasai bola bisa berbanding lurus dengan kemampuan menyelesaikan peluang itu,” tutur Iwan.

“Rasa kecewa sudah pasti ada. Namun kita tidak ingin hal ini berlarut-larut. Sebab, secara proses pertandingan mulai menit nol hingga menit ke-90. Pemain sudah berusaha maksimal, dan sekuat tenaga. Catatannya adalah bagaimana para pelatih memperbaiki kualitas finishing.”

Sementara itu, Suharno langsung mempersiapkan tim besutannya melawan Pelita Bandung Raya, Sabtu (31/5). Di laga sebelum libur panjang Piala Dunia, puasa, dan pemilihan umum presiden (pilpres) ini, Suharno menyatakan skuatnya akan belajar banyak dari dua laga yang tidak berhasil dimenangkan.

“Tim saat ini difokuskan untuk mendapatkan poin di kandang PBR,” kata pelatih asal Klaten ini. (gk-48)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.