Cesare Prandelli Kritik FIFA

Prandelli menilai FIFA terlalu kaku dalam menerapkan aturan dengan tidak memberikan ruang kepada pemain untuk memulihkan kondisi fisik.

Oleh Taufik Bagus

Pelatih tim nasional Italia Cesare Prandelli FIFA terlalu kaku dan gila dalam menerapkan aturan saat timnya menang 2-1 atas Inggris dinihari tadi.

Klaim Prandelli tersebut tak bisa dilepaskan dari banyaknya pemain, termasuk dari pihak Inggris, yang mengalami cedera kram. FIFA memutuskan untuk tidak memberikan banyak kesempatan kepada pemain memulihkan kondisi mereka.

"Gila saja kami tak mendapatkan jeda waktu karena kondisi ini," kata Prandelli, Minggu (15/6).

"Jika mereka ingin pertandingan yang bagus, mereka harusnya memberikan pemain kesempatan untuk memulihkan diri."

"Tak mungkin bisa mempertahankan level intensitas bermain. Tim menderita, tapi kami bisa menjaga keunggulan di lini tengah lapangan."

"Kami sudah bekerja dengan baik di latihan dan hasilnya terlihat, karena di pertengahan laga, pemain banyak yang kram. Itu berarti kerja keras kami terbayar."

"Kami sudah banyak bekerja keras dan dengan cara yang bagus. Kami tak akan pernah menjadi tim dengan serangan balik cepat, tapi kami punya pemain dengan kualitas dan kami harus memaksimalkan keuntungan ini," tandasnya.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics