Claudio Marchisio: Gianluigi Buffon Adalah Inspirasi Di Setiap Generasi

Claudio Marchisio mengungkapkan kesedihan mendalamnya, usai Gianluigi Buffon tinggalkan Juventus.

Gianluigi Buffon takkan lagi tampil dengan jersey Juventus, setelah kemenangan 2-1 atas Hellas Verona di giornata pamungkas Serie A Italia 2017/18, Sabtu (20/5) malam WIB.

Tidak heran bila seluruh rekan seklubnya merasa kehilangan, karena Buffon telah mengabdi selama 17 tahun lamanya di Juve dan jadi kapten sejak enam tahun terakhir.

Termasuk gelandang senior Juve, Claudio Marchisio. Walau sudah mengetahui keputusan Buffon sejak jauh-jauh hari, dirinya mengaku selalu mengharapkan akhir yang berbeda. Satu hal yang ditekankannya adalah pemain berjuluk Superman itu bakal selalu jadi inspirasi untuk setiap generasi.

 

A post shared by Claudio Marchisio (@marchisiocla8) on

"Teruntuk Gigi [Buffon]. Siaran konferensi pers [perisahan] Anda terus teputar di layar kaca. Setiap kali menarap, meski saya sudah tahu akhirnya, saya selalu mengharapkan epilog yang berbeda," tutur Marchisio, di akun Instagram resminya.

"Ketika Anda tiba, saya tidaklah lebih dari sekedar bocah beranjak besar yang punya banyak mimpi. Saya kemudian tahu nilai-nilai apa saya yang harus saya serap, dari mereka para pemain yang lebih besar dari saya.

"Dari awal, Anda, Alex [Del Piero], Pavel [Nedved], Mauro [Camoranesi], dan David [Trezeguet], menjadi contoh dan mengajarkan saya apa artinya mengenakan jersey hitam dan putih ini. Baik ketika Anda jatuh ke neraka [Serie B], tanpa pernah menyerah, hingga akhirnya kembali ke surga. Saya semakin mengerti dan akhirnya menjadi seorang pria dewasa seutuhnya.

"Kata-kata Anda selalu tepat sasaran bahkan terkadang cukup dengan satu kata saja. Pemandangan yang sama seperti saat kita saling bertemu untuk terakhir kali di ruang ganti pemain.

"Cara Anda mencintai jersey ini akan terus menjadi inspirasi dari setiap generasi. Pada akhirnya jawaban terakhir Anda dalam konferensi pers ini menyimpulkannya. Tidak bagus, yang selalu jadi akhir kisah yang sama," pungkasnya mendalam.

Buffon sendiri tiba di Juve pada musim panas 2001 silam tatkala Marchisio masih jadi kapten Juve U-15.

 

 

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) onMay 19, 2018 at 7:58am PDT

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Komdis PSSI Hukum Maskot Persebaya Surabaya
2. Indra Sjafri: Jangan Sampai Timnas U-19 Jadi Kelinci
3. Tiga Klub Besar Siap Tebus Harga Mohamed Salah
4. Parma Kembali Ramaikan Serie A Italia
5. Juventus & Barisan Tim Juara Liga Tujuh Musim Beruntun

 

Topics