Cristian Gonzales Berharap Keadilan Komisi Disiplin

Gonzales menyatakan, Maiga telah akting secara berlebihan ketika terlibat insiden dengan striker Arema tersebut.

LIPUTAN AHSANI TAKWIM DARI MALANG Ikuti di twitter

Striker Arema Cronus Cristian Gonzales akan meminta keadilan kepada komisi disiplin PSSI terkait kartu merah yang diterimanya saat terlibat insiden dengan bek Sriwijaya FC Abdoulaye Maiga.

Dalam pertandingan yang dimenangi Arema dengan skor 3-1, Gonzales mendapat kartu merah, karena melakukan pemukulan terhadap Maiga pada menit ke-75. Kartu serupa juga diterima Maiga.

Menurut Gonzales, kartu merah biasa yang tentu bakal hadir dalam tensi keras. Hanya saja, Gonzales ingin meminta keadilan, karena ia menilai tidak ada asap kalau tidak didahului dengan api.

“Kejadian kartu merah berlangsung dengan sangat cepat. Saya diprovokasi oleh dia, diludahi, dan dibilang banci oleh dia. Kemudian dia juga memaki dengan bahasanya. Saya cuek, dan dia malah memukul dada saya lebih dahulu,” ungkap pemain yang sudah mencetak 200 gol itu dihubungi Goal Indonesia.

“Dorongan ke dada saya sedikit kencang, dan saya dorong mulut dia pelan, namun akting dia luar biasa. Bisa jadi dia sengaja ingin membuat saya absen membela Arema dan Indonesia di AFF.”

Gonzales mengaku terakhir mendapatkan kartu merah adalah pada tahun 2010, tepatnya saat membela Persib Bandung.

“Kartu merah itu sempat mengganggu keluarga saya dan anak-anak yang menonton di stadion. Kemudian saya menjelaskan kepada mereka bagaimana kronologisnya hingga mereka bisa mengerti. Saya ingin menjelaskan hal ini kepada pak Hinca [Panjaitan, ketua komdis PSSI], karena saya ingin keadilan,” tutupnya. (gk-48) addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.