Cristiano Ronaldo Tutup Mulut Soal Masa Depan

Ronaldo tidak memberikan kesempatan kepada wartawan untuk menanyai masa depannya di Madrid.

Cristiano Ronaldo masih menutup rapat mulutnya dengan tidak memberikan kesempatan bertanya kepada media saat menghadiri konferensi pers pasca kemenangan 1-0 Portugal atas Rusia di Piala Konfederasi, Rabu (21/6) malam waktu setempat. 

Sang kapten mencetak gol semata wayang via sundulan di babak pertama untuk mengirim kampiun Eropa itu memuncaki Grup A dan selangkah lagi menyegel tiket semi-final. 

Setelah tampil menawan si Spartak Stadium, Moskwa, Ronaldo dinobatkan sebagai man of the match, sehingga mewajibkannya nadir dalam konferensi pers setelah peluit panjang dibunyikan. Sadar masa depannya sedang menjadi perbincangan hangat, pemain 32 tahun ini memilih hanya membahas pertandingan dan tidak memberikan kesempatan wartawan untuk bertanya soal nasibnya di Real Madrid. 

“Saya sangat bahagia. Kami tahu ini akan menjadi laga sulit melawan tim yang sangat kuat,” katanya. 

“Ini pertama kalinya Portugal menang di Rusia dan saya pikir tim main sangat bagus. Kami melawan tim kandang dengan dukungan suporter mereka, tim yang memberikan tekanan kepada kami tapi kami lebih baik. 

“Kami memiliki kesempatan lebih banyak ketimbang Rusia dan kami pemenang. Kami memiliki empat poin dan harus memberikan selamat kepada tim.” 

Setelah pembahasan pertandingan selesai, Ronaldo langsung meninggalkan ruangan sambil memberikan senyuman kepada awak media. 

Keputusan eks bintang Manchester United untuk bungkam soal masa depan didukung pelatih Fernando Santos. 

“Apakah kalian pikir ia harus menjawab pertanyaan dari luar pertandingan? Ia di sini untuk bicara tentang pertandingan, bukan soal kehidupan dan keluarganya,” tutur Santos. 

“Saya mengerti kalian penasaran, tapi kalian harus memberikan respek. Kalian akan memiliki kesempatan lain. Saya pikir ia melakukannya dengan sangat baik untuk tidak menjawab pertanyaan lain.”