Dani Alves: Spanyol Bukan Negara Dunia Pertama

Bek kanan Brasil ini kembali bereaksi menyusul insiden pelemparan pisang kepadanya di Villarreal.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter
Bek kanan Barcelona Dani Alves kembali mengecam rasisme yang masih terjadi di Spanyol. Menurutnya, tindakan tersebut membuktikan bahwa Spanyol masih belum bisa dianggap sebagai negara maju.

Seperti diketahui, Alves menerima pisang dari tribun penonton saat bermain di El Madrigal, kandang Villarreal, dalam laga yang berakhir 3-2 untuk kemenangan Barcelona pada Minggu (27/4) kemarin. Alves lalu memakan pisang tersebut dan setelah laga usai, ia mengaku sudah terbiasa dengan perlakuan seperti itu.

Kepada Radio Globo, Alves meminta agar tindakan semacam ini segera dihentikan, khususnya di Spanyol. “Ada banyak rasisme kepada orang-orang asing di Spanyol,” ujar Alves. “Spanyol disebut-sebut sebagai negara dunia pertama, tetapi masih ada banyak hal-hal semacam ini. FIFA juga harus memperhatikan hal ini.”

Insiden tersebut membuat beberapa pesepakbola melakukan kampanye pribadi untuk mendukung Alves, yakni dengan mengunggah gambar diri sambil memakan pisang. Alves sendiri menyambut positif atas tindakan yang dilakukan rekan-rekan sejawatnya itu.

“Sungguh mengagumkan. Dunia sedang berevolusi dan kami harus mengikutinya,” pungkasnya.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics