David Moyes Masih Kesal Pada Manchester United

Ada sisi positif yang dipelajari Moyes selama dirinya mendapat perlakuan yang tak adil oleh manajemen Red Devils.

David Moyes meyakini dirinya mendapat perlakuan tak adil dari mantan klubnya, Manchester United sebagaimana kini menatap lembaran baru bersama Sunderland.

Setelah resmi ditunjuk sebagai manajer anyar Sunderland, Moyes masih belum bisa melupakan momen buruk yang pernah didapatnya ketika masih berada di Old Trafford.

Serangkaian hasil kurang memuaskan membuat juru taktik asal Skotlandia itu dipecat United saat musim 2013/14 belum berakhir, jabatannya diteruskan secara interim oleh Ryan Giggs sebelum Louis van Gaal hadir.

"Sudah saya katakan bahwa saya memang diperlakukan begitu. Ketika Anda menandatangani kontrak enam tahun dan hanya berakhir sepuluh bulan, saya percaya memang tak adil," klaim Moyes.

"Tapi itulah kehidupan di sepakbola. Pada dasarnya kunci utama adalah memenangkan pertandingan. Saya tak banyak memenangkan pertandingan selama berada di sana."

"Anda harus mengakui bahwa kondisinya pada waktu itu serba kekurangan. Dan mungkin Anda sepakat bahwa ada hal-hal yang harus dibenahi."

Namun Moyes ogah memendam kekesalannya terlalu lama dan memilih untuk mengambil sisi positif dari pengalaman kurang berkesannya selama menjadi nahkoda United.

"Kegagalan di United memberikan saya pandangan merasakan bagaimana berada di posisi atas," lanjutnya.

"Saya percaya bahwa di mana saya bisa dan seharusnya bagaimana bekerja, itulah level saya, karena itulah yang saya dapatkan selama berada di sana."