DEBAT: Diego Costa & Fernando Torres, Perjudian Besar Spanyol?

Apakah Spanyol tak punya banyak pilihan di lini depan?

OLEH MOHAMMAD YANUAR Ikuti @mohammadyanuar di twitter
Beberapa hari lalu, skuat Spanyol bermaterikan 23 pemain yang berangkat ke Brasil sudah diumumkan Vicente Del Bosque. Ada sejumlah kejutan di sana.

Dari daftar pemain tersebut, tiga slot dialokasikan untuk pemain depan. Yang dipanggil adalah David Villa, Fernando Torres dan Diego Costa.

Pemanggilan dua nama terakhir itu yang menjadi kejutan tersendiri. Bagaimana tidak, performa dan kondisi Torres dan Costa cukup mengkhawatirkan.

Torres misalnya. Kondisi fisiknya memang bugar. Striker Chelsea itu tak mengalami cedera sama sekali. Tapi, secara mental dan produktivitas, bisa dikatakan dia berada dalam masalah besar.

Dari 37 laga di semua kompetisi, hanya sembilan gol dilesakkan Torres, plus lima assists. Untuk striker seharga lebih dari 40 juta poundsterling, torehan itu tentu tak sepadan.

Tapi, Del Bosque berdalih Torres memiliki kelebihan dibanding bomber Spanyol lain, semisal Alvaro Negredo, Fernando Llorente dan Roberto Soldado, yang secara statistik memiliki torehan lebih baik dibanding bomber Chelsea itu dalam urusan mencetak gol.

Bagaimana dengan Diego Costa? Ketajamannya bersama Atletico Madrid tak bisa dimungkiri. Dalam daftar topskor terbaik Eropa, dia bahkan masuk dalam jajaran lima besar.

Diego Costa berani bersaing melawan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo secara langsung dalam lomba menjebol gawang lawan di La Liga Spanyol musim ini. Dia finis di urutan ketiga daftar El Pichichi.

Tak hanya itu saja, kontribusinya juga luar biasa buat Atletico hingga bisa menembus final Liga Champions dan meraih trofi juara La Liga di musim lalu. Singkatnya, Diego Costa hebat.

Namun, semua itu ditunjukkannya sebelum dibebat cedera hamstring. Cedera itu juga didapatnya baru-baru ini. Itu artinya, butuh waktu untuk Diego Costa bisa pulih, dan dengan Piala Dunia 2014 sudah di depan mata, ada waktu yang harus dikejar olehnya.

Itu berarti, striker yang 'sehat' dan produktif hanya David Villa. Tapi Del Bosque sepertinya juga bisa mengandalkan barisan gelandang produktif mereka seperti Andres Iniesta, Cesc Fabregas, Santi Cazorla, Pedro Rodriguez, Juan Mata dan David Silva untuk mendulang gol.

Tapi, itu juga bisa berarti gaya permainan Spanyol sudah bisa dibaca. Dengan tak memiliki bomber andalan, bukan tidak mungkin strategi 'false nine' akan kembali diterapkan Del Bosque.

Di babak kualifikasi, strategi tersebut bisa dikatakan tak berjalan manis. Secara statistik, kehadiran para striker lebih mempertajam produktivitas gol Spanyol, terlepas apakah penyerang mereka mencetak gol atau tidak.

Sekarang tinggal menunggu apakah Del Bosque menyesali keputusannya memanggil Torres dan Diego Costa, bukannya striker lain yang lebih bugar.

Menurut Anda, bagaimana keputusan Del Bosque tersebut? Suarakan opini Anda dengan mengisi kolom yang tersedia di bawah ini.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics