DEBAT: Liverpool Bakal Jadi Bulan-Bulanan Real Madrid?

Berkaca pada hasil Liga Champions dinihari tadi, ada potensi lain tercipta hujan gol di Anfield nanti malam.

OLEH MOHAMMAD YANUAR Ikuti di twitter

Tanyakan kepada semua Liverpudlian seantero bumi, apa yang membuat mereka prihatin dengan kondisi Liverpool saat ini? Bisa jadi jawaban mereka sama, kondisi pertahanan.

Bukan tanpa sebab jika hal ini bisa terjadi. Brendan Rodgers juga tak bisa memungkiri hal tersebut, pun demikian dengan kapten tim Steven Gerrard.

Harus diakui, lini pertahanan Liverpool sangat buruk di musim ini. Catat saja, dari delapan laga di Liga Primer Inggris musim ini, hanya sekali gawang Simon Mignolet bisa clean sheets.

Jumlah gol yang bersarang ke gawang Liverpool nyaris sama banyaknya dengan jumlah gol yang disarangkan ke gawang lawan. Ini tentunya catatan yang kontraproduktif bila melihat target yang ditetapkan Liverpool di awal musim.

Para penggawa sektor pertahanan, seperti Martin Skrtel, Dejan Lovren dan sejumlah pemain lain terbukti tak mampu menyeragamkan visi dalam bertahan. Tak ada koordinasi yang solid di antara mereka. Kesalahan demi kesalahan pun terjadi dan memudahkan lawan untuk mencetak gol.

Kemenangan terakhir Liverpool atas Queens Park Rangers misalnya. Mulai dari Rodgers, Gerrard bahkan Jordan Henderson mengakui tiga angka yang diraih di Loftus Road tak bisa dilepaskan dari keberuntungan. Semua juga prihatin dengan kualitas penampilan tim secara keseluruhan dan menyerukan (dengan keras dan tegas) untuk tampil jauh lebih baik di laga berikutnya.

Masalahnya kemudian adalah tak ada cukup waktu buat Liverpool melakukan pembenahan di sektor belakang. Pasalnya, Real Madrid sudah menunggu di persimpangan jalan untuk kembali memberikan pelajaran kepada barisan pertahanan.

Raksasa Spanyol yang juga juara bertahan Liga Champions tersebut mengusung target menang saat bermain di Anfield dinihari nanti. Bukan tanpa dasar pula keyakinan dan kepercayaan diri skuat asuhan Carlo Ancelotti begitu membuncah.

Secara performa, Real Madrid menunjukkan grafik yang stabil di papan atas. Dalam bertahan, dari catatan statistik laga, mereka boleh berbangga dengan penampilan mereka. Tapi yang kemudian menyita perhatian adalah kapabilitas pemain dalam melakukan tekanan dan mencetak gol.

Di La Liga Spanyol, Real Madrid termasuk salah satu tim yang rata-rata golnya ke gawang lawan paling tinggi sejauh ini. Dari delapan laga, 30 gol dilesakkan, yang artinya ada tiga atau empat gol dilesakkan di tiap laga mereka.

Situasi yang sama juga ditunjukkan di kompetisi Liga Champions. Hingga Matchday kedua, sudah tujuh gol digelontorkan Cristiano Ronaldo cs ke gawang lawan. Dari situ saja sudah mengisyaratkan bahwa Real Madrid memiliki lini serang yang sangat berbahaya.

Lalu apa jadinya bila Liverpool, yang bermasalah dengan lini pertahanan, bersua dengan Real Madrid, yang andal dalam mencetak gol, di Anfield dinihari nanti dan di Santiago Bernabeu dua pekan lagi?

Sulit membayangkan apa yang terjadi. Mungkin saja gawang Mignolet dipermak Ronaldo dan Karim Benzema. Mungkin juga Iker Casillas yang kecolongan dan akhirnya takluk. Di sinilah indahnya sepakbola, tak ada yang pasti di dalamnya. Catatan statistik bisa jadi menjadi bahan analisis yang mumpuni untuk memprediksi hasil akhir suatu laga, tapi pada akhirnya sepak terjang pemain di lapangan yang menjadi penentu bagaimana pertandingan berakhir, dan mungkin juga sedikit campur tangan dewi fortuna.

Yang pasti, laga di Anfield dinihari nanti akan menawarkan duel seru antara dua tim yang memiliki sejarah panjang di kompetisi antarklub Eropa, Liverpool yang merupakan juara lima kali Liga Champions dan Real Madrid, peraih La Decima.

addCustomPlayer('8zsoo3iz1ey11dxuuxg1dkcox', '', '', 620, 540, 'perf8zsoo3iz1ey11dxuuxg1dkcox', 'eplayer4', {age:1407083239229});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics