DEBAT: Masihkah Ada Peluang Wakil Italia Juara?

AS Roma dan Juventus bakal menghadapi gempuran dari para raksasa Eropa, seberapa lama mereka bertahan?

OLEH TAUFIK BAGUS

"Secara umum, saya berpikir akan sangat sulit buat wakil Italia memenangi Liga Champions dalam sepuluh tahun ke depan atau bisa lebih lama lagi."
Hal itu diungkapkan Marcello Lippi menyusul kegagalan Juventus lolos dari fase grup di Liga Champions musim lalu karena kalah bersaing dengan Real Madrid dan Galatasaray.

Bukan tanpa alasan bila salah satu pelatih terbaik di Italia tersebut berpendapat demikian. Pasalnya, bila membandingkan perkembangan di kompetisi dan klub di negara lainnya, Serie A dan klub asal Italia bisa dikatakan sudah jauh tertinggal.

Dalam hal investasi terhadap pemain misalnya. Jika klub raksasa dari Spanyol, Inggris dan bahkan Prancis dan Jerman berlomba mendatangkan pemain baru berkelas bintang, wakil dari Italia malah siap menawarkan pemain nomor wahid mereka untuk menambal kebocoran finansial mereka. Kendala finansial memang menjadi perkara utama yang membuat tim Italia sulit mengembangkan kualitas dan level mereka di kompetisi Eropa.

Karena alasan itu pula yang membuat Italia hanya bisa diwakili tiga tim sejak musim 2012/13. Secara koefisien, Italia harus merelakan jatah satu klub mereka untuk diberikan ke Jerman, yang menunjukkan perkembangan signifikan karena kualitas manajemen, marketing dan sepakbola mereka yang terus meningkat seiring berjalannya waktu.

Itu berarti, upaya dan kans wakil Italia meraih kesuksesan di ajang Liga Champions Eropa akan semakin diuji. Kesiapan mereka berkompetisi melawan raksasa Eropa lainnya harus ditunjukkan di setiap laga, dan itu bukanlah pekerjaan mudah.

Khusus untuk AS Roma dan Juventus di musim ini, ada usaha dan kerja keras yang harus dijalani di fase grup Liga Champions. Lawan yang mereka hadapi bukanlah tim kemarin sore.

Untuk AS Roma, raksasa Rusia CSKA Moskwa akan menjadi lawan pertama yang harus dihadapi pada 17 September di Olimpico. Dua minggu kemudian, Juara Liga Primer Inggris musim lalu Manchester City siap menjamu Francesco Totti dkk di Etihad Stadium. Juara Liga Champions dua tahun lalu Bayern Munich akan menjadi lawan berikutnya pada pertengahan Oktober dan awal November, sebelum kemudian menjalani laga leg kedua melawan CSKA di Moskwa dan terahir kontra Citizen pada 10 Desember.

Bagaimana kans Roma di fase grup ini? Kecil. Lolos dari fase grup E pun bisa menjadi hal yang menakjubkan buat skuat asuhan Rudi Garcia.

CSKA Moskwa adalah tim langganan Liga Champions, jadi mereka sudah tahu bagaimana rasanya bermain dan menghadapi tekanan di kompetisi ini. Manchester City, mungkin bisa dikatakan tim baru di turnamen ini, tapi grafik penampilan mereka di setiap musim menunjukkan perkembangan signifikan. Dan juga jangan lupa dengan barisan pemain bintang yang mereka miliki yang sudah makan asam garam bermain di Liga Champions. Bayern Munich? Sepertinya kelewatan jika Anda tak tahu rekam jejak raksasa Bundesliga Jerman ini di Liga Champions.

Lalu peluang Juventus? Cukup terbuka. Berada di Grup A, kampiun Serie A Italia tiga musim beruntun itu akan menghadapi runner up Liga Champions musim lalu Atletico Madrid, jawara Yunani Olympiakos dan Malmo. Di atas kertas, Juventus mungkin bisa mengatasi dua tim yang disebut terakhir, asalkan bisa tetap waspada dan mawas diri.

Mungkin, seperti musim-musim sebelumnya, Juventus baru akan tersingkir di fase gugur. Di babak ini akan ada lawan-lawan yang kualitasnya akan jauh lebih baik dibanding yang mereka hadapi di fase grup.

Selain itu, tren performa wakil Italia di ajang Liga Champions, sejak FC Internazionale meraih trofi juara pada musim 2009/10, selalu tersingkir di fase gugur. Pencapaian terbaik adalah menembus perempat-final (Inter - 2010/11, Milan - 2011/12 dan Juventus 2012/13). Jika dibandingkan dengan wakil Inggris, Spanyol dan Jerman, pencapaian tersebut tak bisa dibanggakan. Hampir di setiap musim klub dari tiga negara tersebut bisa menembus semi-final, yang berarti ikut menambah jumlah poin koefisien mereka.

Tapi, Italia adalah Italia, pun demikian klub yang berada di dalamnya. Di tengah keterbatasan yang mereka miliki, klub-klub Italia masih memiliki sesuatu yang bisa diandalkan, hasrat, keinginan dan kerja keras untuk terus berkembang. AS Roma dan Juventus pastinya akan mendapatkan dukungan penuh dari penjuru negeri untuk bisa meraih sukses di Liga Champions musim ini.

Namun untuk bisa juara, itu lain lagi urusannya. Menurut Anda?

addCustomPlayer('8zsoo3iz1ey11dxuuxg1dkcox', '', '', 620, 540, 'perf8zsoo3iz1ey11dxuuxg1dkcox', 'eplayer4', {age:1407083239229});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics