DEBAT: Siapa Pemain Terbaik Indonesia Super League Oktober 2014?

Goal Indonesia telah memilih lima pemain yang layak menjadi nomine pemain terbaik ISL Oktober 2014. Siapa saja mereka?

OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN Ikuti di twitter
Kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 sudah menuntaskan fase delapan besar. Dan, empat tim yang bakal berlaga di babak semi-final pun telah didapatkan. Mereka adalah, Persipura Jayapura (juara grup K), Arema Cronus (runner-up grup K), Persib Bandung (juara grup L), dan Pelita Bandung Raya (runner-up grup L).

Pertandingan demi pertandingan yang dilalui untuk mendapatkan empat jatah tersebut sangat sengit. Bisa dibilang hanya Persib yang cukup mulus melalui rintangan babak delapan besar. Sementara Persipura, Arema, dan PBR sampai harus menunggu hingga laga terakhir untuk mendapatkan jatah tersebut.

Dari berbagai laga menarik yang tersaji di babak delapan besar, tentunya terdapat para pemain yang memiliki peran penting terhadap klub masing-masing di fase itu. Nah, setelah melalui serangkaian proses pemilahan, akhirnya redaksi Goal Indonesia menetapkan lima nomine untuk pemain terbaik ISL Oktober 2014.

Penghitungan pemain terbaik ISL mengevaluasi kinerja sang pemain selama satu bulan penampilan, mengumpulkan pendapat koresponden daerah, serta melalui jajak pendapat pembaca. Pada akhirnya, sidang redaksi yang menentukan siapa pemain terbaik yang terpilih.
Untuk edisi Oktober, inilah para kandidatnya:

Pada babak delapan besar, Boaz benar-benar menjadi pahlawan bagi Persipura. Bagaimana tidak, sebagai kapten dia harus mengayomi rekan-rekan satu timnya agar tetap kondusif di tengah permasalahan non teknis yang melanda sang juara bertahan.

Mulai dari performa mereka yang kurang memuaskan pada tiga laga awal babak delapan besar, hingga mundurnya Jacksen Ferreira Tiago dari kursi pelatih tim Mutiara Hitam. Sebagai pemain yang sudah dianugerahi talenta luar biasa dalam sepakbola, Boaz pun menjelma menjadi pusat kekuatan Persipura di tiga laga sisa.

Bagaimana tidak, dia menjadi inspirator Persipura untuk menyapu bersih tiga laga terakhir di babak delapan besar, yang membuat mereka memuncaki klasemen akhir grup K. Boaz dan kawan-kawan seakan-akan ingin menunjukkan bahwa mereka memang memiliki mental juara.

Nur Iskandar merupakan super-sub andalan dari Semen Padang. Kerap menjadi pemecah kebuntuan di saat Osas Saha maupun Esteban Vizcarra hilang akal untuk membobol gawang lawan.

Penampilannya sangat impresif selama babak delapan besar. Total, empat gol berhasil ia lesakkan dari enam laga yang dilakoninya bersama tim Kabau Sirah. Mobilitasnya yang cukup tinggi dengan sering menyisir sisi sayap pertahanan lawan, membuat para bek yang menjaganya kewalahan.

Sayang, dia gagal membawa Semen Padang berprestasi lebih jauh pada ISL musim ini. Tapi, satu yang pasti, dia sudah layak untuk mendapatkan panggilan memperkuat timnas Indonesia.

Berpostur mungil tak menghalangi Kim untuk mencapai puncak performanya pada musim ini. Dipoles oleh tangan dingin Dejan Antonic, Kim tampil lebih enerjik dan militan di lini tengah The Boys Are Back.

Posisinya di lini tengah skuat utama PBR pun tak tergantikan. Dia selalu dipercaya untuk menjadi pemain yang bisa membantu para penyerang depan PBR, baik itu dengan memberikan umpan-umpan terobosan maupun penetrasinya dari lini kedua untuk membuka ruang ataupun mencetak gol.

Kim juga menjadi salah satu inspirator kemenangan PBR dalam derby Bandung melawan Persib Bandung, skor 2-1, 30 Oktober lalu. Praktis, kemenangan itu memastikan skuat PBR melenggang ke babak empat besar. Suatu prestasi yang mungkin mereka sendiri tak menyangka bisa melangkah sejauh ini.

Ini pertama kalinya pada kompetisi ISL musim ini Goal Indonesia memasukkan kiper dalam nomine pemain terbaik bulanan. Redaksi menilai, peran Romanovs dalam mengawal gawang PBR tak bisa dianggap kecil.

Banyak penyelamatan penting dilakukannya selama babak delapan besar. Bahkan, bisa dibilang Romanovs adalah pemain terbaik saat timnya menaklukkan Persib, 2-1, 30 Oktober lalu. Pasalnya, dia beberapa kali mampu memblok jatuh-bangun bola hasil sepakan para penggawa tim Maung Bandung.

Penampilan apik juga ditunjukkannya pada laga sebelumnya melawan Persebaya Surabaya. Meski sudah memasuki usia senja bagi pemain sepakbola, namun refleksnya sebagai kiper masih sangat luar biasa. Bukan tidak mungkin, musim depan banyak klub-klub besar yang ingin menggunakan servis mantan penjaga gawang timnas Latvia tersebut.

Samsul Arif menjelma sebagai mesin gol Arema pada musim ini. Buktinya, dia menjadi pemain lokal yang paling banyak mencetak gol di ISL musim ini. Torehan 16 golnya hanya kalah dari top skor sementara asal Persebaya, Emmanuel Kenmogne, yang sudah mengemas 25 gol.

Samsul dikenal sebagai striker yang 'liar'. Pasalnya, dia gemar untuk bergerak ke berbagai sudut untuk mencari celah mencetak gol. Ditambah, kecepatan dan kemampuan fisiknya yang mumpuni.

Rasanya pantas, pemain yang pernah membela Persela Lamongan ini mengenakan jersey timnas Indonesia di Piala AFF 2014.

Siapa pemain terbaik ISL Oktober pilihan Anda? Beri pendapat dalam kolom komentar serta ikuti jajak pendapat kami. Nantikan pula pengumuman pemenang awal November ini!

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.