DEBAT: Tujuh Striker Italia Berebut Lima Tiket, Siapa Tersingkir?

Italia hanya akan membawa lima striker ke Brasil, jadi siapa dua pemain depan yang akan tersingkir?

OLEH MOHAMMAD YANUAR Ikuti @mohammadyanuar di twitter
Cesare Prandelli sudah mengumumkan skuat sementara Italia untuk Piala Dunia 2014 di Brasil bulan depan.

Sejauh ini, masih ada 30 nama pemain yang berada dalam daftar tersebut. Jadi, untuk menentukan skuat final Italia, Prandelli akan mencoret tujuh pemain.

Tujuh pemain ini nantinya bakal masuk dalam skuat cadangan, sebagai langkah antisipatif apabila penggawa dari tim utama bermaterikan 23 pemain mengalami kendala.

Nah, dari tujuh pemain yang bakal dicoret, setidaknya ada dua pemain yang akan diambil dari jatah striker.

Hal itu tak bisa dilepaskan dari keinginan Prandelli untuk membawa lima striker ke Brasil. Allenatore Azzurri itu memang memeragakan permainan ofensif dan mengandalkan gebrakan dari pemain depan untuk mencetak gol.

Dari tujuh striker yang ada sejauh ini, hampir semuanya memiliki kualitas yang setara. Namun mana di antara mereka yang memiliki kans paling kecil bertahan di skuat utama Prandelli nanti, Goal Indonesia memiliki analisanya.

Dari data dan statistik di samping, bisa dilihat efektivitas dan agresivitas pemain di Serie A Italia musim ini, termasuk karakter masing-masing pemain.

Balotelli misalnya. Pemain depan Milan itu memiliki kelebihan dalam tendangan dan efektivitas memaksimalkan peluang. Tapi bila dibandingkan dengan semangat dan mentalitas yang dimilikinya, ada sedikit perbedaan yang cukup signifikan.

Balotelli juga kerap kesulitan menjaga temperamen, yang berujung pada kerugian yang dialami timnya. Prandelli sadar betul ada perjudian besar jika dia harus memilih Balotelli.

Namun, bukan berarti pemain lain juga tak memiliki risikonya sendiri. Cassano, bila dilihat dari sudut pandang usia, memang tak semuda pemain lain. Cassano juga tak memiliki kecepatan.

Akan tetapi, faktor pengalaman dan kemampuannya membuat peluang gol bisa menjadi sisi positif tersendiri. Cassano juga beberapa kali menjadi faktor pembeda bersama Parma dan Azzurri, bukti bahwa kemampuannya tak bisa dianggap remeh.

Sementara dua pemain Torino, Alessio Cerci dan Ciro Immobile, kemampuan mereka di musim ini memang mencengangkan. Gol demi gol Torino tercipta dari aksi dan kreasi dua pemain tersebut. Bisa dikatakan Cerci dan Immobile merupakan duet terbaik di Serie A pekan ini.

Tapi kompetisi domestik Serie A tak bisa dibandingkan dengan level Piala Dunia. Tekanan berada di skuat Azzurri juga tak bisa dianggap remeh, apalagi saat berlaga di kompetisi resmi semacam Piala Dunia.

Kekurangan lainnya, Immobile dan Cerci tidak akan mendapat dukungan yang sama seperti yang mereka dapatkan saat berada di Torino. Selain perbedaan komposisi tim, juga ada perbedaan skema bermain. Juga karena pengalaman internasional yang tak mentereng, Prandelli mungkin harus berpikir masak-masak sebelum memastikan lini depan Azzurri untuk dipercayakan kepada mereka.

Bagaimana dengan Destro dan Rossi? Harus diakui keduanya memiliki ketajaman di depan gawang. Tapi, kondisi fisik keduanya harus dipantau benar-benar. Pecinta Serie A tahu kedua pemain ini bak gelas kaca di musim ini, rentan pecah, rentan mengalami cedera. Jika Prandelli ingin memaksimalkan tenaga mereka, harus dilihat terlebih dulu kesiapan mereka secara fisik.

Dan yang terakhir, Insigne. Perannya sebagai striker kurang begitu menonjol, demikian juga bila berbicara ketajamannya di depan gawang. Namun lain cerita bila Anda melihat kontribusinya sebagai penyerang bayangan di skuat Napoli. Sejumlah assists dan kemampuan menciptakan peluang gol adalah keahliannya. Mungkin Insigne akan lebih pas diposisikan sebagai penyerang lubang, atau winger. Tapi untuk penyerang utama, sepertinya tidak.

Menurut Anda, siapa yang akan dicoret dari skuat Italia? Ikuti polling kami di bawah ini dan berikan tanggapan Anda pada kolom komentar di bawahnya.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics