Dejan Antonic: Pemain Muda Terlalu Hormat Kepada Arema Cronus

Pelatih asal Serbia itu berharap kekalahan dari Arema bisa menjadikan skuat mudanya semakin kuat.

OLEH RIZKAART CENDRADIPUTRA Ikuti di twitter
Pelatih Pelita Bandung Raya Dejan Antonic menyatakan, absennya sejumlah pemain berpengalaman menjadi salah satu penyebab tumbangnya The Boys Are Back dari Arema Cronus di kandang sendiri.

Di laga ini, PBR tak bisa memainkan Bambang Pamungkas, Gaston Castano, serta Boban Nikolic akibat cedera dan akumulasi kartu. Kehilangan para pemain itu membuat Dejan terpaksa menurunkan sejumlah pasukan muda.

Kondisi makin diperparah dengan ditarik keluarnya Wildansyah menjelang babak pertama berakhir, karena mendapat ccedera.

“Bukan saya cari alasan, tapi tanpa Bambang, Gaston, Boban, dan tadi Wildansyah tidak bisa melanjutkan pertandingan. Tak dipungkiri mereka pemain penting sekali buat tim. Tadi kita ada banyak pemain muda, dan saya pikir mereka terlalu hormat sama pemain Arema,” ucap Dejan.

Meski kecewa, Dejan mengaku Arema memang tampil lebih baik, dan berpengalaman ketimbang PBR. Terlebih, strategi counter-attack yang diperagakan PBR kerap mentok dihadapan duo Thierry Gathuesi dan Victor Igbonefo. Musafri terlihat tak berkutik kala beradu badan dengan kedua palang pintu Arema.

“Mereka punya stoper yang tinggi dan kuat, kalau ada Bepe atau Gaston yang punya pengalaman, mungkin hasilnya akan beda, kita bisa buat sedikit masalah buat barisan belakang Arema. Mungkin kalau kita lebih berani, kita bisa curi poin,” lanjut pria asal Serbia itu.

Mantan arsitek Kitchee FC itu berharap para skuat mudanya dapat mengambil pembelajaran penting dari kekalahan ini. Menurutnya, para pemain muda harus bisa bermain dengan kerja keras lagi untuk bisa meraih hasil akhir yang bagus, dan tidak gentar berduel dengan lawan yang telah memiliki nama besar.

“Ini sekolah buat anak muda di mana dia bisa belajar agar lebih kuat. Saya senang ada dua atau tiga pemain muda potensial di tim kami. Mereka harus kerja keras lagi, saya cuma bisa dorong dari belakang supaya level permainan mereka meningkat,” kata Dejan. (gk-61)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.