Dejan Antonic: Penalti Yang Lucu Sekali

Arsitek asal Serbia ini mengaku bersyukur penalti terjadi menjelang pertandingan berakhir.

LIPUTAN RIZKAART CENDRADIPUTRA DARI BANDUNG
Pelatih Pelita Bandung Raya Dejan Antonic kembali menyoroti kinerja wasit dalam mengambil keputusan penalti ketika The Boys Are Back menundukkan Persik Kediri 3-2 di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (20/8).

Ketika dijamu Persija Jakarta pekan lalu, PBR harus bermain imbang 1-1 setelah eksekusi penalti Ponaryo Astaman menyamakan kedudukan menjelang pertandingan berakhir.

Saat PBR menjamu Persik, tim besutan Dejan ini kembali harus menerima hukuman penalti. Ganjaran tersebut diberikan wasit usai Nova Arianto dianggap melanggar Qischil Gandrumminny.

“Kita dapat penalti setelah bola keluar lapangan. Lucu, lucu sekali. Mental anak-anak langsung turun. Beruntung kita dapat penalti itu dua menit sebelum laga usai. Kita harus menang untuk lolos ke delapan besar karena kita masih ada peluang, bisa atau tidak itu terserah nanti,” ucap Dejan.

Dejan mengaku anak asuhnya masih bermain dengan diliputi kekecewaan ketika mengalahkan Persik. Pelatih asal serbia itu mengungkapkan, persiapan tim besutannya jelang melawan Persik tidak berjalan optimal. Para pemain masih merasakan kekecewaan yang mendalam setelah bermain imbang kontra Persija.

“Penting buat kita menang hari ini [kemarin], tiga poin yang berat sekali. Bukan karena Persik main bagus, melainkan karena kita baru datang dari Jakarta dengan banyak masalah. Baru coba kita sembuh dari situasi yang lalu, game kali ini juga menguras fisik dan mental anak-anak,” tutur Dejan.

“Kita cuma punya beberapa hari recovery. Saat latihan, banyak pemain, termasuk saya, hati dan pikiran kita tidak ada di lapangan, karena saya pikir kita masih memikirkan kekecewaan itu. Kita coba komunikasi sama pemain ‘ayo semangat’. Tapi terkadang sepakbola memang seperti itu, sangat menyakitkan.”

Ketidakhadiran tiga pilar PBR, yakni Kim Kurinawan, Hermawan, dan Wildansyah diakui Dejan cukup memberikan pengaruh terhadap pola permainan, terlebih ketika akan melakukan serangan balik. Gelandang PBR dinilai terlalu lama menahan bola, sehingga alur bola sedikit tersendat. (gk-61) addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.