Dejan Antonic & Umuh Muchtar Kecam Wasit

Dejan menyatakan Persib tak akan meraih kemenangan sekalipun diperkuat pemain dunia bila kepemimpinan wasit buruk.

Pelatih Persib Bandung Dejan Antonic dan manajer tim Umuh Muchtar mengecam kepemimpinan wasit Nusur Fadillah, dan dituding menjadi penyebab kekalahan 2-0 yang diderita Pangeran Biru dari Arema Cronus dalam pertandingan final turnamen Piala Bhayangkara, Minggu (3/4) malam WIB.

Dejan menilai sejumlah keputusan wasit telah merugikan Persib, sehingga memberikan pengaruh terhadap performa pemain. Menurutnya, sekalipun Persib diperkuat pemain bintang dunia, mereka tak akan berdaya jika dipimpin wasit seperti Nusur.

“Saya malu kalau bicara tentang seperti ini. Saya malu di depan puluhan ribu penonton seperti ini. Susah kalau 11 lawan 14! Saya minta maaf, kita enggak bisa seperti ini,” sergah Dejan.

“Selamat untuk Arema, mungkin kita kalah pengalaman untuk hari ini. Kalau punya [Lionel] Messi, [Cristiano] Ronaldo, kalau wasit seperti ini juga tetap akan susah untuk Persib.”

Sedangkan Umuh mempertanyakan kartu kuning kedua yang didapat Rudolof Yanto Basna di pertengahan babak kedua, sehingga diusir ke luar lapangan. Umuh menilai tendangan botol Yanto dilakukan dengan tidak sengaja.

“Ini wasit butut, saya akan bicara. Wasit seperti ini tidak akan dipakai di ISC [Indonesia Soccer Championship]. Wasit kaya gini bakal saya buang kalau saya di PSSI,” cetus Umuh.

“Jelas-jelas Persib harusnya dapat penalti, [Cristian] Gonzales off-side, tapi didiamkan. Yanto juga kartu merah. Apa itu, dia enggak sengaja.”

Topics