Dejan Atonic: Kemenangan Jadi Modal Penting Lawan Arema

Dejan menilai pemain bisa berada dalam kondisi terbaik untuk menghadapi Arema usai mengalahkan Gresik United.

OLEH RIZKAART CENDRADIPUTRA Ikuti di twitter
Kemenangan telak 4-1 yang dicapai Pelita Bandung Raya atas Gresik United, Senin (26/5), dianggap pelatih PBR Dejan Antonic sebagai modal penting untuk melawan Arema Cronus, Sabtu (31/5), di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang.

“Tentu saja lebih bagus kita menyambut laga melawan Arema dengan kemenangan dibanding kalah, atau seri. Sekarang saya pikir kemampuan para pemain sudah meningkat satu level. Mereka sudah mengerti arti dari sebuah pertandingan,” ucap Dejan.

Terkait kondisi para pemain untuk melawan Arema, pelatih asal Serbia tersebut mengatakan hanya Boban Nikolic yang dipastikan absen karena akumulasi kartu kuning. Sedangkan Bambang Pamungkas bisa diprediksi pulih pada hari pertandingan.

“Boban absen itu tidak masalah, karena masih ada Hermawan, dan saya percaya terhadap kemampuan para pemain saya yang turun ke lapangan. Sementara Gaston Castano masih dalam pantauan tim medis, tadi saya tidak mau paksa dia main khawatir cedera makin parah,” tandasnya.

Meski anak asuhnya menang telak, Dejan mengakui laga berlangsung dengan cukup berat, karena terlihat para pemain kelalahan usai bertanding dalam waktu yang berdekatan. Dalam pertandingan tersebut Bambang harus ditarik keluar sebelum turun minum.

“Cukup berat buat kita, karena kemarin kita ada dua pertandingan. Kalian bisa lihat Bepe terlihat sedikit lelah. Selain itu kondisi lapangan juga kurang bagus, karena terlalu sering dipakai di tengah cuaca yang kurang mendukung,” tambahnya.

Dejan mengakui para pemain mulai lengah saat babak kedua dimulai. Terbukti Gresik United mampu memperkecil kedudukan lewat sepakan pinalti Otavio Dutra. Namun, gol sundulan Nova Arianto diakui Dejan sebagai gol yang penting guna mengunci tiga angka. (gk-61)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.