Delapan Pemenang Treble Yang Hendak Disusul Juventus

Dari Celtic hingga Barcelona, klub-klub ini sukses mencapai prestasi paripurna di kancah domestik dan Eropa. Mampukah Juventus mengikuti jejak mereka?

Pages

Belakangan treble winners tampak tidak lagi menjadi barang langka. Dalam sembilan musim terakhir ada lima tim yang sanggup memborong semua gelar di tiga kejuaraan mayor yang diikuti.

Namun, bila menengok sejarah keseluruhan, barulah terlihat pencapaian paripurna ini masih menjadi prestasi agung yang begitu didamba klub-klub ambisius Eropa. Pasalnya, sepanjang masa baru delapan kali muncul klub jawara dengan torehan maksimal. Bahkan Real Madrid selaku raja Liga Champions dengan koleksi 11 trofi pun belum pernah mencetak treble, dan mereka belum akan melakukannya tahun ini.

Tim terdekat yang berpeluang menggondol tiga titel sekaligus justru lawan El Real dalam final UCL di Cardiff, Sabtu (3/4) malam esok. Ya, setelah gagal pada 2014/15, Juventus memperoleh kesempatan lagi untuk merengkuh trigelar musim ini.

Siapa saja pemenang treble di sepakbola Eropa?

Celtic (1966/67)

Lebih dikenang sebagai juara Piala Champions pertama dari Britania Raya, fakta bahwa The Bhoys juga merupakan klub perdana yang sanggup mengklaim tiga gelar berupa liga domestik, piala dan Piala Champions kerap tertutupi. Yang membuat prestasi tim asuhan Jock Stein, yang menundukkan Inter di final, lebih mengesankan adalah mereka mencapainya dengan pemain-pemain lokal yang semuanya lahir dalam radius 50 km dari Celtic Park!

Ajax (1971/72)

Inter juga menjadi korban tim perengkuh treble lima tahun berselang, saat mereka tak berkutik menghadapi gaya Total Football Ajax dan kebobolan dua gol Johan Cruyff. Kemenangan 2-0 di De Kuip melengkapi musim sempurna De Godenzonen setelah sebelumnya menjuarai Eredivisie Belanda plus KNVB Beker.

HALAMAN BERIKUTNYA