Demi Timnas Indonesia, PSSI Tak Masalah Bila Ada Klub Bubar

Edy mengatakan klub harus memberikan semua pemainnya bila dibutuhkan timnas Indonesia.

Ketua umum PSSI, Edy Rahmayadi memastikan tidak ada pembatasan pemain yang bakal dipanggil untuk memperkuat timnas Indonesia oleh klub. Bahkan ia menegaskan bila klub itu terpaksa bubar karena pilarnya diajak bergabung semuanya ke skuat Merah Putih juga tidak masalah.

Sebelumnya, saat timnas Indonesia berlaga di Piala AFF 2016, setiap klub hanya mengizinkan dua pemainnya saja untuk bergabung. Langkah ini dilakukan karena klub membutuhkan tenaga penggawanya untuk berlaga di Indonesia Soccer Championship (ISC) A.

Oleh karena itu, Edy menegaskan kejadian serupa tidak boleh terulang lagi. Pasalnya, dalam waktu dekat ini ada beberapa ajang yang bakal diikuti oleh timnas Indonesia, SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia.

"Enggak ada masalah, mau satu klub itu bubar karena pemainnya kita pakai semua, ya kita tak ada masalah," kata Edy.

Lebih lanjut pria yang juga menjabat sebagai Pangkostrad TNI ini menyatakan Piala Presiden 2017 sebagai tempat pencarian pemain buat timnas Indonesia. Sebab, dalam ajang ini Luis Milla yang sudah ditunjuk sebagai arsitek timnas Indonesia U-22 dapat melihat penampilan pemain yang cocok buat bergabung.

"Piala Presiden salah satunya menjadi tempat scouting, mulai besok [hari ini] langsung bekerja karena kontraknya dari kemarin. Dua dan tiga minggu setelah Piala Presiden pemain-pemain itu sudah bisa diangkut, tapi kalau kita butuh segera ya akan kita penuhi," ujarnya.