Dendi Santoso: Puncaki Klasemen Baru Modal Awal

Dendi Santoso menyatakan, memuncaki klasemen sementara hanyalah awal untuk meningkatkan motivasi di putaran kedua.

LIPUTAN AHSANI TAKWIM DARI JAKARTA Ikuti di twitter
Striker Arema Cronus Dendi Santoso menyatakan, memuncaki klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) 2014 wilayah barat menjadi modal awal dalam mewujudkan ambisi ke delapan besar hingga final.

Kemenangan 1-0 atas Persija Jakarta akhir pekan kemarin memastikan Arema memuncaki klasemen putaran pertama. Raihan 24 poin yang diperoleh Singo Edan tak mungkin terkejar Persib Bandung yang menguntit di posisi kedua dengan selisih lima angka.

Pemain yang baru saja diberi momongan ini berharap dia punya motivasi lebih untuk membuat Arema semakin baik di putaran kedua.

“Juara grup masih awal dari perjuangan, masih ada delapan besar hingga final. Namun setidaknya kita punya motivasi untuk menghadapi putaran kedua,” kata Dendi kepada Goal Indonesia.

Ketika menghadapi Persija, Dendi dimasukkan pada menit ke-73 menggantikan Samsul Arif. Pergantian ini memberikan peran terhadap kebuntuan Arema yang kerap menekan pertahanan Persija.

Dendi pun menampik anggapan dirinya melakukan diving, sehingga Arema mendapatkan hadiah penalti. Menurutnya, pergerakan yang dilakukan di kotak 16 membuat Syahrizal melakukan kesalahan dengan tekel yang berbuah penalti.

“Ini bekas tekel dari dia mas [sembari menunjukkan bekas luka], dan saya terjatuh di kotak penalti tidak melakukan diving. Saya rasa hal yang normal jika pelanggaran di kotak penalti diberi tendangan penalti, karena jika saya tidak jatuh, saya punya kesempatan untuk menembak, atau pun mengumpan kepada [Cristian] Gonzales,” papar pemain berusia 24 tahun itu.

Sementara itu, pelatih Arema Suharno mengungkapkan, pergantian Dendi dengan Samsul itu bertujuan untuk membongkar Persija. Selain mempunyai kecepatan dalam menggiring bola, Dendi juga dibekali dengan penempatan posisi yang liar di dua sisi sayap.

“Dendi saya masukkan untuk membuat permainan Arema lebih variatif di depan. Tugas Samsul untuk mengacak-acak pertahanan dengan lebih sering mengajak permain Persija adu kecepatan sudah selesai. Kita masukkan orang baru untuk membuat variasi serangan. Terbukti para pemain Persija panik, dan melakukan pelanggaran kepadanya," ungkap pelatih asal Klaten itu.

“Kita akhirnya mendapatkan poin maksimal di dua laga away, dan sistem permainan seperti apa, dan siapa yang bakal main sudah direncanakan dengan baik sebelumnya.” (gk-48)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.