Di Liga Super Tiongkok, Laga Batal Karena Konser Boyband

Fans sepakbola Tiongkok langsung melayangkan protes pada Asosiasi Sepakbola yang tidak tegas dalam menanggapi masalah ini.

Fans sepakbola Tiongkok dibuat murka setelah laga Liga Super antara Jiangsu Suning dan Tianjin Quanjin ditunda karena "masalah keamanan". Adanya konser boyband di dekat stadion diduga memengaruhi penundaan tersebut.

Pasukan Fabio Capello dijadwalkan untuk pertemu tim Fabio Cannavaro, yang duduk di peringkat ketiga, di Nanjing Olympic Sports Centre akhir pekan ini.

Adapun Asosiasi Sepakbola Tiongkok tiba-tiba mengumumkan adanya perubahan jadwal karena bertabrakan dengan konser pop yang digelar pada hari bersamaan.

TFBoys, boyband populer di Tiongkok, memanfaatkan gym yang berdekatan dengan stadion markas Suning. Pihak keamanan menilai risikonya terlalu tinggi untuk mengadakan dua acara besar bersamaan, dalam jarak yang berdekatan.

"Karena masalah keamanan, laga CSL dan konser TFBoys tak bisa digelar bersaman di Nanjing Olympic Sports Centre dan Gymnasium secara berurutan. Jadi, kami memutuskan untuk menjadwal ulang laga CSL pada 28 September mendatang," ungkap pernyataan resmi Asosiasi Sepakbola Tiongkok.

Beberapa fans coba memahami, tapi ada pula yang mengecamnya. Hao Haidong, topskor sepanjang masa Tiongkok, mengekspresikan kekecewaannya dalam akun Weibo. "Saya merasa sedih untuk sepakbola Tiongkok dan semua yang terlibat! Jika tak ada rasa hormat pada mereka, apa gunanya mengundang begitu banyak kuasa, uang, dan kemasyhuran?" pungkasnya.