Dianggap Diving, Ander Herrera Tak Terima

Herrera merasa dirinya layak dihadiahi penalti dan bukan malah mendapat kartu kuning.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di Twitter


Ander Herrera melontarkan protes terbuka kepada Michael Oliver, wasit pemimpin duel Manchester United kontra Manchester City di Old Trafford, Minggu (10/12). Gelandang United itu membantah keras jika dirinya melakukan aksi pura-pura jatuh untuk mendapatkan penalti.  

Insiden itu terjadi di penghujung babak kedua ketika United berupaya keras untuk mencari gol penyama dalam situasi tertinggal. Herrera terlihat jatuh di kotak terlarang setelah berduel dengan Nicolas Otamendi. Bukannya mendapat penalti, Herrera malah dikartu kuning oleh Oliver.

Seusai laga, manajer Jose Mourinho menyebut kejadian itu adalah 100 persen penalti. Herrera pun menyuarakan hal serupa dan menilai Oliver membuat keputusan tidak adil.

“Saya rasa insiden itu sungguh ajaib. Saya yang pertama menyentuh bola, lalu dia [Otamendi] menginjak kaki saya. Semua orang melihat hal ini,” kata Herrera.

“Setiap orang bisa membuat kesalahan, termasuk wasit. Saya tidak pantas dikartu kuning. Di babak pertama, situasi serupa dibuat oleh Gabriel Jesus dan Leroy Sane, tapi mereka tidak mendapat kartu kuning,” jelasnya.

Ini adalah kartu kuning keempat Herrera di Liga Primer musim ini dan ia bakal mendapat skors satu laga jika mendapat satu kartu kuning lagi. Herrera mengajukan usulan agar Liga Primer mulai menerima banding kartu kuning dari para pemain setelah situasi yang dialaminya kontra City ini.

Ander Herrera, Nicolas Otamendi, Manchester United vs Manchester City, 17/18

“Di Spanyol, ketika mendapat sesuatu yang tidak pantas Anda dapatkan, Anda bisa mengajukan banding. Sungguh disayangkan Anda tidak bisa mengajukan banding kartu kuning di Liga Primer. Semoga peraturan ini bisa diubah,” katanya.

Kekalahan ini membuat United sudah tertinggal 11 poin dari City di puncak klasemen. Herrera sendiri merasa timnya tidak pantas menelan hasil negatif ini.

“Kami memang lebih banyak bertahan, tetapi kami tidak terlalu kerepotan dalam menghadang City. Melihat cara kami kalah, ini menjadi pukulan telak. Kami sedang tidak beruntung,” jelasnya.